Beredar Surat Undangan Salat Idulfitri Besok Ditandatangi Sekda Kab. Bandung, Benarkah?

Istimewa
Surat undangan mengajak salat Idilfitri Jumat 20 Maret ditandatangani Sekda Kab.Bandung beredar di ruang publik.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Beredar surat undangan untuk pelaksanaan salat Idulfitri 2026, Jumat (20/3/2026) besok yang ditandatangani Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana.
Dalam surat undangan yang viral di media sosial dan tersebar di sejumlah grup WhatApp (WAG) ini tertanggal 17 Maret 2026.
Isi suratnya, dipermaklumkan dengan hormat, bahwa Pemkab Bandung bersama Forkopimda, OPD, kecamatan, ormas Islam, tokoh masyarakat dan tokoh agama akan melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H 2026 M.
Pelaksanaan salat Idulfitri tingkat kabupaten Bandung, hari Jumat (20/3/2026) pukul 08.00 hingga selesai, tempat Masjid Agung Al Fathu Soreang. Undangan dengan logo Pemkab Bandung ditandatangani Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana.
Terkait surat undangan tersebut, Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, memastikan bahwa surat undangan pelaksanaan silat Idulftri pada hari Jumat yang beredar di masyarakat dengan nomor surat : 400.14.1.3/9399/0576A tertanggal 17 Maret 2026 adalah hoaks.
Ia menegaskan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Nama dan tanda tangannya telah dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Surat itu tidak benar. Tanda tangan saya dicatut dan ini merupakan penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.
Pemkab Bandung bersama Polresta Bandung saat ini tengah melakukan penelusuran untuk mengungkap pihak yang menyebarkan informasi tersebut.
Cakra mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya, terutama terkait penetapan hari besar keagamaan.
Cakra juga menegaskan, pelaksanaan salat Idulfitri di Kabupaten Bandung tidak akan ditentukan secara sepihak, melainkan mengacu pada keputusan resmi pemerintah pusat.
Sebelumnya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyatakan bahwa penetapan 1 Syawal menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Sekali lagi saya tegaskan, surat yang beredar itu tidak benar. Saya tidak pernah mengeluarkan undangan Salat Idulfitri pada hari Jumat. Masyarakat jangan percaya, itu hoaks,” tutup Cakra.**
Editor: Yayan Sofyan



