Tertibkan Warung-warung di Kolong Jembatan Tol Cisumdawu, Kewenangan Siapa?

Yayan Sofyan
Inilah kondisi sehari-hari di kolong Tol dan Simpang Susun Cisumdawu Cileunyi, Kab.Bandung.
CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Kian kumuhnya kolong jembatan Tol Cisumdawu, kawasan Simpang Susun Cileunyi, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung meski telah disidak Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan Sekda Jabar, Herman Suryatman. Kini terus mendapat sorotan banyak pihak.
Selain dijadikan terminal angkot sejumlah trayek, ada show room, rumput-rumput liar dibiarkan, sampah dan dipenuhi aksi vandalisme, warung-warung pun muncul di kawasan tersebut.
Bahkan, keberadaan warung-warung di bawah kolong jembatan tol, terutama di pinggir RS AMC dan di pinggir jalan di kawasan Simpang Susun Cileunyi menambah kumuh lingkungan sekitarnya.
Sejumlah pengguna jalan mengaku prihatin melihat kondisi kolong jembatan tol kawasan Simpang Susun Cileunyi tersebut.
"Warung-warung yang muncul dibawah kolong jembatan tol dan pinggir jalan kawasan Simpang Susun Cileunyi sebenarnya pihak mana yang paling berwenang menertibkan," kata Yuni Prihatini (50), dosen perguruan tinggi negeri di Jatinangor, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Yuni, warga Cileunyi ini, meski sejumlah trayek angkot dan angkum lainnya kolong jembatan tol dijadikan terminal bisa dimaklumi karena tak ada terminal, tapi untuk warung-warung liar ini bagaimana?
Jadi, kata Yuni, siapa yang paling berwenang tertibkan warung-warung liar, termasuk menata kawasan Simpang Susun Cileunyi ini.
"Apakah desa, kecamatan, Pemkab Bandung, Pemprov Jabar, pemerintah pusat, pengelola Tol Cisumdawu ataukah Jasa Marga," tanya Yuni.
Yuni pun mengaku prihatin selaku warga Cileunyi melihat kawasan Simpang Susun Cileunyi (kolong jembatan tol) kian kumuh.
"Jujur saya iri di Kota Bandung, di bawah fly over ada taman, tempat bermain anak, sarana olah raga dan ada karya mural yang bikin betah, termasuk ada mushola. Kapan di kolong jembatan Tol Cisumdawu seperti ini. Kawasan Simpang Susun Cileunyi ini merupakan lintasan dari berbagai daerah dan etalasenya Kabupaten Bandung," pungkas Yuni.
Sebelumnya, Gubernur Jabar. Kang Dedi Mulyadi (KDM) turun gunung ke kolong jembatan Tol Cisumdawu yang kumuh. Bahkan orang nomor 1 di Jabar ini sengaja melantik ASN Pemprov Jabar di tempat ini untuk "menyindir" pihak yang membiarkan kawasan kumuh.
Langkah KDM ini ditindaklanjuti oleh Sekda Jabar, Herman Suryatman. Herman ditugaskan langsung oleh KDM untuk melakukan pembersihan dan penataan kawasan kolong jembatan Tol Cisumdawu.
Namun, upaya penataan yang ditidaklanjuti oleh pihak Kecamatan Cileunyi dan Desa Cileunyi Wetan, ternyata kawasan kolong jembatan Tol Cisumdawu yang katanya akan dibangun mushola, taman dan lapang futsal hanya wacana, kolong jembatan kian ruwet dan kumuh.**
Editor: Yayan Sofyan