Kiaracondong Lapang dan Cerah, Usai Bangli PKL Dibongkar dan Flyover pun Dicat

foto

Yayan Sofyan

Kolong flyover Kiaracondong terus dibersihan dan kini terasa lega dan lapang serta jembatan flyover pun dicat.

BANDUNG, KejakimpolNews.com - Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung terus melakukan pembenahan, terutama di sekitar flyover, tepatnya di Jalan Ibrahim Adjie kini suasana terasa lapang dan cerah.

Setelah Senin (12/10/2026) lalu petugas Satpol PP membongkar bangunan liar (bangli) dan pedagang kaki lima (PKL) di bawah flyover mulai Jalan Stasiun Lama (sekitar lintas KA), depan Pasar dan Mapolsek Kiaracondong hingga Jalan PSM, pembenahan terus dilakukan.

Lokasi ini sebelumnya dipenuhi bangli dan lapak PKL kini dibersihkan, selanjutnya tumpukan sampah di drainase dikeruk dan diangkut. Pun lingkungan mulai dilakukan pembenakan dan ditata.

Dari pantauan, Rabu (14/10/2026), alat berat seperti back hoe masih terus dioparasikan untuk membersihkan sampah dan material. Sementara sejumlah petugas terlihat mengecat bagaian bawah jembatan flyover dengan warna biru. Termasuk tiang flyover dipasang gipsum bercorak.

Selain itu, pagar besi di taman, bawah flyover yang rusak diperbaiki dengan cara dilas dan sebagian diganti dengan pagar baru.

Pengecetan jembatan flyover, pemasangan gipsum dan perbaikan pagar di taman, di bawah flyover baru dikerjakan di sekitar depan Griya dan SPBU Kiaracondong serta sekitar bundaran (putaran) jalan menuju Jalan Babakansari I.

"Pengecatan jembatan, pemasangan gipsum di tiang jembatan dan perbaikan pagar taman di bawah flyover akan dilakukan sepanjang flyover. Pengerjaan baru sebagian," kata Suwandi (45), seorang pekerja.

Meski penataan di bawah flyover baru sebagian, kawasan ini kini telah berubah dan cerah. Belum lagi, setelah bangli dan lapak PKL dibongkar, mulai Jalan Stasiun Lama hingga Jalan PSM kini terasa lega dan lapang tidak sesak dan pengap seperti sebelumnya.

Sehari pascapembongkaran bangli dan lapak PKL, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengecek lokasi bekas pembongkaran bangli dan lapak PKL.

Saat mengecek lakosi bekas pembongkaran bangli dan lapak PKL, Farhan dibuat bengong dan terkejut. Bagaimana tidak, di saluran air yang sebelumnya berjejer bangli dan lapak PKL dipenuhi berbagai jenis sampah.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Hari ini, Super Air Jet Resmi Layani Penerbangan Medan dan Denpasar dari Bandara Husein Sastranegara
Target Pemkot Bandung 435.416 KK Terdaftar Digitalisasi Perlindungan Sosial
Pemkot Bandung Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi untuk Calon Pekerja Migran
Cileunyi Darurat Kabel Udara, Kapan Ditertibkan dan Ditata?
Harapan Wali Kota Bandung, Ingin PKL Naik Kelas Lewat Sentra Wisata Kuliner