12 Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam Diringkus Polres Purwakarta

Foto : Istimewa
Para anggota geng metor berikut sajam diamankan Polres Purwakarta
PURWAKARTA, KejakimpolNews.com - Menjawab keresahan warga terkait aksi brutal gengster atau anggota geng motor bersenjata tajam di Kabupaten Purwakarta, Polres Purwakarta bergerak cepat turun tangan.
Hasilnya, polisi menangkap 12 anggota geng motor yang masing-masing melengkapi dirinya dengan sejumlah senjata tajam (sajam) berbagai jenis.
Kejadian aksi sekelompok geng motor ini videonya sempat viral di media sosial (medsos). Mereka beraksi, sambil memperlihatkan senjata tajam mereka tawuran di Jalan Kolonel Rahmat, Kelurahan Tegal Munjul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta pada Sabtu (14/6/2025) malam.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, dalam video itu tampak para pelaku membawa sajam berbagai jenis. Tayangan ini viral dan membuat warga setempat resah.
"Tidak butuh waktu lama, kurang dari 24 jam setelah kejadian, Unit Jatanras Satreskrim Polres Purwakarta berhasil membekuk 12 pelaku di berbagai lokasi." katanya.
Dari tangan mereka, Polisi menyita 11 sajam berbahaya, termasuk klewang sepanjang satu setengah meter, samurai, pemukul bisbol, hingga busur panah.
Sementara Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, menyebutkan para pelaku mengatur aksi tawuran melalui media sosial, dengan motif utama adu kekuatan antar kelompok.
Yang mengejutkan, para anggota geng ini tidak hanya berasal dari Purwakarta, tetapi juga dari Karawang, dan Jakarta.
"Tak sampai 24 jam setelah video viral yang meresahkan masyarakat, kami langsung bergerak dan berhasil menangkap 12 orang pelaku. Mereka berkomunikasi lewat media sosial untuk menantang kelompok lain. Ini sangat meresahkan. Kami juga mengamankan senjata tajam yang mereka gunakan dan akan kenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951," ujar Lilik kepada wartawan di Mapolres Purwakarta, Kamis (19/6/ 2025).
Hingga kini, kata Kapolres, pihaknya masih terus mendalami keterlibatan pihak lain dan menelusuri jaringan kelompok geng motor lintas daerah tersebut.
Ke-12 pelaku kini ditahan di Mapolres Purwakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi menegaskan komitmennya untuk terus memerangi aksi kriminal geng motor yang membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kini, lanjut Kapolres, pihaknya pun fokus pada tindakan pencegahan dengan mengerahkan seluruh anggotanya untuk patroli ke seluruh wilayah hukum Polres Purwakarta.
"Patroli ini merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat memberikan. Rasa aman dan mencegah terjadi kejahatan saat masyarakat tengah beristirahat maupun beraktivitas. Terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Purwakarta merupakan hal prioritas Polres Purwakarta," tegas Lilik Ardhiansyah.**
Author: Yayan Sofyan
Editor: Yayan Sofyan