Sejumlah Orang Tua Siswa Sesalkan Menu MBG Tak Layak Beredar di Kuningan

Foto: Whyr
Menu MBG di seumlah SPPG diberikan dengan apa adanya, sehingga banyak orang tua komplain.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Keberadaan program Makan Brgizi Gratis (MBG) di Kuningan disambut positif warga penerima manfaat sebagai keberhasilan pemerintah.
Nnamun di sisi lain banyak SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) memberikan menu asal-asalan sehingga banyak guru dan orang tua murid di tiap sekolah membuat postingan status komplain di media sosial dan WhatsApp (WA) terkait buruknya menu dapur MBG di Kabupaten Kuningan.
Ketua DPRD Nuzul Rachdy saat dikonfirmasi terkait buruknya menu MBG, sangat menyayangkan kejadian ini dengan banyaknya komplain dari masyarakat terkait menu MBG yang tidak layak untuk diberikan kepada penerima manfaat.
"Dalam hal ini, satgas MBG harus bersikap tegas dengan kejadian yang terjadi berulang-ulang karena menu tidak layak diberikan kepada penerima manfaat," tegas Bung Zul sapaan akrab Ketua DPRD.
Terpisah, anggota DPRD Fraksi PKS yang juga kapasitasnya sebagai wakil Ketua Komisi IV. Yaya SE, mengatakan, dengan banyaknya komplain dari orang tua siswa, diharapkan ke depan terus dilakukan perbaikan menu bagi penerima manfaat di Kabupaten Kuningan.
Guna lancarnya program MBG diharapkan dukungan pemerintah, untuk mengambil peluang bagi para pelaku UMKM.
Seperti diketahui saat ini tercatat sekitar 50.000 pelaku UMKM. Jika di Kuningan sedikitnya ada 150 dapur MBG dan dilibatkan melalui program kerjasama, sepertinya UMKM mampu membantu program MBG ini. Masalah teknis antara sebaran UMKM dan dapur tentunya harus dikordinasikan.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Kuningan, Nissa Rahmi,
hingga saat ini belum memberi jawaban pasti terkait buruknya menu bagi penerima manfaat.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman