Tim Safari Ramadan Tarling Serentak di Sejumlah Masjid Desa di 32 Kecamatan

Foto: Whyr
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, melaksanakan solat Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Babul Hikmah, Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, melaksanakan solat Tarawqih Keliling (Tarling) di beberapa masjid, kali ini di Masjid Jami Babul Hikmah, Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin.
Di tempat terpisah Wabup Kuningan Tuti Andriani adakan Tarling di Masjid Jami Al'Istiqomah Desa Sangkanmulya, sedangkan Sekda U Kusmana Tarling di Majid Jami Desa Rambatan,. Selasa (3/3/2026) pukul 19.15 WIB.
Kegiatan Tarling tersebut dilaksanakan serentak di 32 kecamatan di sejumlah masjid desa. Delapan Tim Tarling yang turun ke masjid desa, terdiri dari para pejabat lingkup Setda, kepala dinas, sekertaris dinas, pejabat fungsional, para kabag, kabid, kasubag, kasie, TP PKK, tokoh ulama, Ketua MUI, Forkopimcam, aparat desa dan jamaah desa setempat.
Kehadiran Tim Tarling Kabupaten ke sejumlah desa disambut hangat dan penuh kebersamaan. Seperti disampaikan Kepala Desa Citenjo, Didi Sudiana.
"Sungguh saya merasa bangga desa kami menjadi lokasi tarling tingkat kabupaten. Diharapkan kunjungan tarling ini membawa dampak positif bagi pembangunan di wilayah pedesaan," kata Didi.
“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat desa, kami mengucapkan wilujeng sumping. Mohon maaf apabila dalam penyambutan masih terdapat kekurangan, termasuk kondisi jalan desa yang masih perlu perbaikan,” ujarnya.
Bupati Dian disela tarling mengatakan, Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat harmoni antara kebijakan dan kebutuhan warga.
“Tarling ini adalah perjalanan batiniah untuk mendekatkan pemimpin dengan rakyatnya, mendekatkan kebijakan dengan kenyataan di lapangan, serta mendekatkan pembangunan dengan nilai-nilai keimanan,” katanya.
Bupati menekankan, arah pembangunan Kabupaten Kuningan dimulai dari desa. Desa yang mandiri dan kuat akan mempercepat kemajuan kabupaten secara keseluruhan.
“Desanya maju, kabupaten pun maju. Maka membangun harus dimulai dari desa,” tegasnya.**
Author: WHYR
Editor: Maman Suparman