Sekretaris Diskominfo Kab.Kuningan: ASN Harus Jadi Contoh Bayar PBB dan Hemat Energi Listrik

Foto: Whyr
Karyawan Dinas Komunikasi dan Infirmasi (Diskominfo) Kab. Kuningan saat apel pagi.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Aparatur Sipil Negara (ASN) harus jadi contoh membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan efisiensi penggunaan energi listrik di lingkungan kantor.
Hal itu ditegaskan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kuningan, Cece Hendra Krissianto, saat menjadi pembina apel pagi, Senin (30/03/2026).
Cece menyampaikan, langkah efisiensi energi, khususnya penggunaan listrik, mulai diterapkan Bulan Januari 2026. Upaya dilakukan secara konsisten melalui kebiasaan sederhana namun berdampak signifikan.
“Efisiensi bisa dimulai dari hal kecil, seperti mematikan sebagian besar lampu pada malam hari yang digunakan sebagian kecil, lain lagi kalau ada lemburan,” ujarnya.
Cece mengingatkan, agar seluruh perangkat elektronik seperti komputer dan printer dimatikan setelah digunakan. Penggunaan printer pun dioptimalkan dengan sistem satu ruangan satu unit, guna menekan penggunaan listrik secara berlebihan.
Menjelang akhir pekan, perangkat seperti dispenser juga diminta untuk dimatikan, tegasnya.
Langkah tersebut menunjukkan hasil nyata, ditandai dengan adanya penurunan biaya pembayaran listrik di lingkungan Diskominfo.
Upaya penghematan ini lanjut Cece, sejalan dengan Surat Edaran (SE) Bupati tentang Efisiensi Penggunaan Energi di Lingkungan Kerja.
Dalam SE tersebut, seluruh perangkat daerah diminta untuk melakukan berbagai langkah efisiensi, di antaranya mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan, mengoptimalkan pencahayaan alami, membatasi penggunaan perangkat berdaya tinggi, serta mengedepankan penggunaan kendaraan dinas secara efektif dan berbagi penggunaan kendaraan (carpool).
Selain itu, Cece mengingatkan seluruh jajaran agar turut memberikan teladan dalam hal kepatuhan terhadap kewajiban sebagai ASN, salah satunya dalam pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hingga saat ini tingkat pelunasan PBB di lingkungan Diskominfo telah mencapai sekitar 95.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman