Jalan Amblas Jembatan Ambruk di Pasawahan Kuningan Nyaris Mengisolasi Tiga Desa

Foto: Whyr
Jalan dan jembatan yang amblas di Kecamatan Pasawahan Kab.Kuningan mengisolasi tiga desa.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Bencana longsor kembali melanda Kuningan bagian utara, menyusul tebing longsor di wilayah Kuningan Selatan.
Akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah ini menyebabkan longsor di ruas jalan Pasawahan – Cimara yang melintas Desa Cidahu, Desa Ciwiru dan Desa Padamatang Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Hal itu disampaikan Camat Pasawahan Asep Dudi Riyadi, saat dikonfirmasi Senin (30/03/2026).
Akibat longsor tersebut tiga desa terdampak nyaris terisolasi terutama menuju Desa Ciwiru, akibat jalan amblas dan jembatan ambruk.
Penyebab longsor tersebut terang Camat Asep Dudi, sekitar Jembatan Cigantung, dan tanah amblas di anak Sungai Ciriung hingga terjadi longsor pada TPT (tembok penahan tebing) di Sungai Cigantung sepanjang 15 meter, tinggi 6 meter dan lebar 1 meter.
Dampaknya longsor tersebut terhadap kondisi jalan di tanjakan Cikole, ke arah barat Sungai Cigantung mengakibatkan gerakan tanah dan longsor, sepanjang 30 meter dan lebar 4 meter.
Terpantau kondisi tanjakan Cikole Desa Padamatang amblas, sehingga sulit dilintasi oleh kendaraan berat, terutama dumptruck pengangkut pasir. Namun kendaraan kecil, masih bisa melintas.
"DIketahui kondisi jembatan Cigantung meski sudah berusia 50 tahun sejak dibangun tahun 1984, hingga saat ini kondisinya masih bagus," ungkap camat.
Sementara itu, ruas jalan Pasawahan – Cimara, sekitar batas desa Cidahu-Padamatang, kondisinya sangat memprihatinkan bahkan rusak parah.
Teombok penahan tebing (TPT) Jembatan Cigantung penghubung Desa Ciwiru dan Desa Padamatang, ambruk diterjang arus deras sungai tersebut, hingga berdampak jalan di atasnya mengalami pergeseran dan amblas.
Terpisah Kepala Desa Ciwiru Diani Rahman, menyebutkan, kondisi jembatan Ciriung di batas Desa Cidahu dan Desa Ciwiru-Cidahu, kondisinya rusak parah akibat terjadi amblas antara 50 cm hingga 100 cm. Senin (30/3/2026) di Kantor Desa Ciwiru.
Kondisi jembatan Ciriung dan tanjakan Cikole yang amblas itupun, kata sekdes Ciwiru Somad, telah dilaporkan ke BPBD Kabupaten Kuningan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kuningan, namun belum juga diperbaiki.
BPBD dan PUTR sudah melakukan survei. Namun belum jelas kapan tanyakan cikole dan jembatan itu diperbaiki.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman