Iuran Guru P3K Tidak Disetor, Disdikbud Jalin Kesepakatan Bersama PT Taspen Life

Foto: Whyr
Dr.Carlan ,M.MPd, Kadisdikbud Kuningan
KUNINGAN. KejakimpolNews.com -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Dr. Carlan, M.M.Pd, menanggapi pemberitaan terkait Iuran Tabungan Pensiun (Taspen) guru PPPK yang disinyalir tidak disetorkan mencapai nilai miliaran rupiah,.
Disdikbud Kab.Kuningan langsung menindaklanjuti permasalahan iuran Taspen guru P3K tersebut melalui pertemuan bersama PT Taspen Life.
Langkah ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk menuntaskannya, sesuai arahan Bupati Kuningan,Dian Rachmat Yanuar.
Kepala Disdikbuda didampingi Sekretaris Dinas, H. Pipin Mansur Aripin, saat dikonfirmasi mengatakan, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, minta agar permasalahan tersebut diselesaikan hingga tuntas.
"Langkah ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Daerah," ucapnya Sabtu (2/5/3026).
Dari pertemuan itu, lanjut Elon sapaan Carlan, sejumlah kesepakatan penting telah dibahas sebagai dasar penyelesaian persoalan iuran Taspen guru PPPK.
“Pertemuan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan kejelasan data dan skema penyelesaian iuran Taspen bagi guru PPPK di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
"Beberapa hal telah disepakati, di antaranya penetapan jumlah guru PPPK yang menjadi peserta Taspen, pemilahan antara guru yang masih aktif sebagai peserta dan yang sudah keluar, serta penetapan besaran iuran yang harus disetorkan," papar Elon.
Selain itu, kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan melalui pertemuan lanjutan guna mematangkan langkah penyelesaian.
“Berdasarkan hasil pertemuan, Disdikbud mengambil keputusan bahwa mulai Juni 2026, penarikan iuran Taspen guru PPPK akan dilakukan melalui sistem payroll bekerja sama dengan Bank BJB,” kata Elon.
Pertemuan lanjutan dijadwalkan 8 Mei 2026, untuk memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai rencana.
Lebih jauh Elon menegaskan besaran iuran yang harus dibayarkan kepada PT Taspen tidak mencapai miliaran rupiah, melainkan jauh di bawah angka tersebut.
“Kami tetap berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan ini dengan solusi terbaik,” tegasnya.
"Kami memastikan, Pemerintah Daerah melalui Disdikbud tetap mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan penghormatan terhadap guru. Komitmen kami jelas, guru harus terus dilayani, dilindungi, dan dimuliakan,” pungkasnya.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman