Kebakaran TPSA Ciniru Masih Berlangsung Bara Api Masih Tampak, RS Linggarjati Suplai Oksigen dan Masker

Foto: Whyr
Kebakaran hebat di TPSA Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, memasuki hari ketiga masih menyisakan bara api dan kepulan asap tebal yang menyebar ke desa sekitarnya.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Kebakaran hebat di TPSA Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kuningan, memasuki hari ketiga masih menyisakan bara api dan kepulan asap tebal yang menyebar ke desa sekitarnya.
Tim gabunganpun tetap siaga dilokasi mengantisifasi kobaran api susulan dari bara api yang dikhawatirkan kembali menyala, Sabtu (15/8/2026).
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, unsur Forkopimda Ketua DPRD Nuzulrachdy serta jajaran SKPD terjun ke lokasi melihat langsung dari dekat proses pemadaman.
Tim H Rokhmat Ardiyan (HRA) Anggota Komisi XII DPR-RI Fraksi Gerindra mengirimkan sejumlah Tim medis dari RS Permata dan menyuplai kebutuhan, termasuk minuman kesehatan yang mengandung vitamin dan suplemen bagi para petugas.
Keselamatan petugas harus menjadi perhatian, karena mereka berada paling dekat dengan sumber bahaya selama proses pemadaman, kata Cecep Husen.
Saya melihat langsung para petugas berjibaku menerjang bahaya saat melakukan aksi pemadaman. Tentunya kita juga harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan mereka, kata Cecep.
Seperti diketahui, selama tiga hari ini para petugas telah bekerja secara bergiliran. Kondisi medan yang terjal, panas, serta kepulan asap pekat menjadi tantangan tersendiri yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun kesehatan mereka.
Bantuan lainnya datang dari Direktur RS Linggarjati Dr.Eva Maya, M.M., Pihaknya mengirim bantuan oksigen dan 2.500 masker, untuk dibagikan kepada warga terdampak gangguan pernapasan.
Begitu pula dukungan terhadap petugas dinilai sama pentingnya dengan upaya mempercepat proses pemadaman.
Sementara itu, Kalaka BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, saat berada di lokasi TPSA mengatakan, para petugas Tetap semangat, tetap solid, dan tetap fokus melakukan tindakan pemadaman dan pendinginan.
"Setiap langkah yang kita lakukan adalah bentuk nyata pengabdian. Lelah itu pasti, tetapi jangan biarkan lelah itu mengalahkan semangat. Ingat jaga keselamatan, saling menguatkan, dan tetap bekerja dengan hati," ucap[ Ibe sapaan akrab Indra Bayu.
"Prinsip kami, pantang menyerah sebelum keadaan benar-benar terkendali. Semoga kebakaran TPSA di Desa Ciniru ini dapat diatasi dan kobaran apipun dapat dipadamkan secara menyeluruh. Begitu pula seluruh personel yang bertugas selalu diberikan kesehatan, keselamatan serta kekuatan. P:okoknya tetap tangguh, tetap kompak, dan tetap semangat menjalani tugas pengabdian,"pungkas Ibe.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman