Juanda Pedagang HP Sistem COD Tewas Bersimbah Darah di Desa Girimukti, Sumedang.

Yayan Sofyan
Jasad Juanda akan dievakuasi petugas, ia tewas diduga dianiaya saat kirim barang sistem COD.
SUMEDANG, KejakimpolNews.com - Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, ditemukan tewas di Dusun Bojong Gawul RT.02/RW.03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.
Korban yang sehari-harinya menjalankan transaksi jual beli handphone secara COD (Cash on Delivery) ditemukan tewas, Minggu (22/2/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dan keterangan sejumlah saksi, korban sedang duduk di atas sepeda motor di depan rumah seorang warga saat kejadian.
“Korban ditemukan tergeletak di tanah dengan berlumurah darah dari tubuhnya,” kata Kapolsek Sumedang Utara, AKP Kiki Hartaki, Minggu (22/2/2026).
Kepolisian telah mendatangi dan olah tempat kejadian peristiwa (TKP), mengamankan keterangan sejumlah saksi dan membawa jasad korban ke rumah sakit untuk autopsi.
"Untuk sementara korban diduga korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Saat ini masih proses penyelidikan pendalam," AKP Kiki.
Jasad korban juga telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih guna dilakukan autopsi. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Pihaknya, kata Kiki mengimbau, masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli secara COD.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memilih lokasi yang aman dan terbuka saat melakukan transaksi. Termasuk tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan," kata Kiki.**
Editor: Yayan Sofyan