Messi Antar Argentina ke Final Hentikan Perlawanan Inggris 2-1

Foto : Istimewa
Pemain Argentina rayakan kemenangan atas Inggris 2-1.
NEW YORK, Kejakimpolnews.com - Luar biasa, Leonel Messi. Tampil impresif, penyerang utama dan kapten timnas Argentina -- berhasil menjungkirbalikkan skor.
Hanya dalam tempo tujuh menit, Messi yang kalem itu membuat assist untuk dua gol yang menentukan kemenangan dramatis tim negeri Tango.
Timnas Inggris gagal pertahankan keunggulan 1-0, bahkan hingga 10 menit terakhir waktu normal. Sebaliknya, timnas Argentina akhirnya mengalahkan dengan skor 2-1.
Juara bertahan, Argentina praktis berhadapan timnas Spanyol di pentas final Piala Dunia 2026 pada Senin, 20 Juli nanti. Pertarungan antarbenua Eropa dan Amerika (Latin).
Timnas Spanyol lebih dulu raih tiket final, setelah menyingkirkan Prancis dengan dua gol tanpa balas. Dalam laga semifinal di Stadion New York New Jersey, Kamis dinihari tadi -- kedua tim saling serang. Sejumlah tackling pun tak terhindarkan. Membuat para pemain keduanya jatuh bangun. Namun wasit Ismail Efat (Maroko) tak mudah mengeluarkan kartu kuning.
Baru menit-37 kepada gelandang timnas Inggris, Anderson. Berikutnya tiga kartu kuning untuk Martinez menit-42, Romero (m-51) dan de Paul pada masa injury time 90+4.
Timnas Inggris mendahului gol lewat Gordon menit-54. Membuat Argentina tersengat. Berbalik menyerang. Bertubi dan memaksa 10 pemain Inggris membuat pertahanan berlapis. Sang kiper Pickford tak kurang tiga kali melakukan penyelamatan gawang dari serangan yang dimotori Messi.
Kedua pelatih menarik dan mengganti pemainnya. Timnas Inggris dengan pemain bertahan untuk mengawal keunggulan satu gol. Sebaliknya, pelatih Scaloni memperkuat daya dobrak Argentina. Enzo Fernandez masuk arena menit-81, menggantikan pemain bertahan Tagliafico.
Berhasil. Selang empat menit, gol penyeimbang tercipta. Kedudukan menjadi sama kuat, 1-1. Bermula dari tendangan penjuru Messi, disambut tendangan Fernandez dari luar kotak penalti dan gol.
Karuan membuat Mick Jagger yang mendukung timnas Inggris, tampak geleng kepala. Veteran timnas Inggris, David Beckham juga menyaksikan laga klasik itu. Timnas Inggris gagal pertahankan keunggulan. Kapten Harry Kane mengarahkan serangan balik.
Umpan panjang dari separuh lapamgan ke arah Morgan Rogers di sisi pertahanan Argentina. Melanjutkan ke Gordon di depan gawang. Menabrakkan bola yang mengarah kakinya ke gawang Emiliano Martinez.
Unggul 1-0, setelah menggebrak pertahanan Argentina -- sejak menit awal. Serangan impresif dibangun dari sayap kiri yang dimotori Bellingham. Namun tak cukup menciptakan ruang tembak ke arah gawang Argentina yang rapat bertahan.
Usai turun minum, gol Gordon tercipta pada menit-54. Ketinggalan 0-1, Messi dkk balik menyerang. Memaksa semua 10 pemain Inggris melakukan man to man marking di kotak penalti. Messi memimpin serangan bertubi, juga memanfaatkan kelelahan yang mendera barisan The Three Lions.
Selang tujuh menit, setelah gol Fernandez tadi -- Messi kembali lincah bergerak di daerah pertahanan Inggris. Tendangannya menghantam mistar gawang dan mental, disambut sundulan Lautaro Martinez. Gagal ditepis kiper Pickford.
Gol menit 90+2 itu menyulitkan Kane dkk mengejar ketinggalan. Timnas Argentina akhirnya menang 2-1. Timnas Inggris gagal wujudkan ambisi juara dunia untuk kali kedua, dalam penantian 60 tahun. Sekali juara Piala Dunia, saat negaranya menjadi tuanrumah 1966. Kini, tinggalah rebutan gelar juara-III Piala Dunia 2026 -- lawan sesama tim Eropa, Prancis pada Minggu akhir pekan ini. **
Editor: imam wahyudi (iW)
