MPLS 397 Siswa SMAN 1 Cigugur Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Foto: Whyr
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Cigugur, Kuningan dibekali Wawasan Kebangsaan.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kuningan, berlangsung penuh keceriaan dari 397 peserta didik baru, di halaman sekolah setempat, Kamis (16/7/2026) pukul 08.00 - 13.30 WIB.
Para siswa selain mendapat pencerahan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara juga latihan dasar baris-berbaris.
Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan, Kapten Kav Sutardi, selaku narasumber dalam arahannya, mengajak seluruh siswa menanamkan niat kuat dan keikhlasan dalam setiap langkah.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Mimpi mencapai Generasi Emas harus dimulai dari kedisiplinan dan pembentukan karakter yang kokoh sejak hari ini,” ujarnya.
Dalam materi Wawasan Jebsngsaan dan Bela Negara, Ia menegaskan kembali empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara: Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai landasan konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Lima nilai dasar bela negara pun disampaikan dengan bahasa yang menyentuh hati: cinta tanah air, kesadaran berbangsa, keyakinan pada Pancasila, semangat rela berkorban, serta kemampuan awal menjaga diri.
Penting ditekankan: bela negara bagi pelajar tidak harus mengangkat senjata, melainkan wujud nyata melalui rajin belajar, khidmat saat upacara, menghormati guru, saling menyayangi, menolak perundungan dan tawuran, serta menjauhi berita bohong.
“Disiplin adalah kebaikan yang dikerjakan mendatangkan pahala, kelalaian yang ditinggalkan menjauhkan dosa. Mari kita wujudkan SMA Negeri 1 Cigugur menjadi sekolah unggulan di Kuningan, dan jauhkan diri dari narkoba serta segala hal yang merusak masa depan,” pesannya.
Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan H Jaja menjelaskan, kegiatan MPLS dirancang untuk membantu siswa beradaptasi, mengenal lingkungan sekolah, serta menumbuhkan karakter positif.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman
