Sampai Hari Kelima, Bocah Akbar yang Hanyut di Sungai Cidongdong Belum Ditemukan

Foto: Whyr
Pencarian bicah Akbar yang jatuh ke Sungai Cikadongdong Kuningan belum juga membuahkan hasil.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com - Pencarian Akbar (10) korban tenggelam dan hanyut ditelan anak sungai Cidongdong, di Blok Wage RT.01 RW.01 Desa Sadamantra, Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat hingga hari kelima belum berhasil diketemukan.
Seperti dikabarkan sebelumnya, Sabtu 15 Maret 2025 pukul 12.30 WIB,
korban yang saat itu memakai kaos dan celana hitam selesai menerbangkan burung merpati bersama 5 orang temannya.
Saat melintasi sungai, hujanpun turun. Korban diduga tergelincir sehingga terjatuh ke dalam sungai. Saat itu terlihat oleh teman-temannya, begitu kecebur korban langsung hilang ditelan derasnya air.
Aikbar tak tampak lagi, tubuhnya tenggelam dan terbawa hanyut di kedalaman 1,5 meter. Teman-temanya hanya berdiri terpaku tidak dapat berbuat banyak kecuali menangis sedih.
Pencarian terus dilakukan dan dibagi dua tim yaitu, ESAR Penyusuran pencarian dari jembatan Putat Kecamatan Sedong Cirebon ke bendungan Panongan Cirebon. Tim berikutnya ESAR penyusuran pencarian dari bendungan Panongan ke jembatan Sedong Kabuoaten Cirebon.
Tim gabungan ini melibatkan BPBD, TNI/ Polri, Basarnas, Damkar, Relawan Kuningan Tagana Cirebon, Potensi SAR BASARNAS Cirebon, Tagana LSM AKAR.
Sementara itu, Tim Assesmen Pusdalop BPBD Kuningan Pencarian sampai hari keempat (Selasa 18/03/2025) korban belum berhasil diketemukan. Penyusuran dimulai dari Jembatan Ciputat – Sedong Lor jarak sejauh 5,3 Km dengan personil 50 orang lebih.
Operasi ESAR hari ini Rabu, 19 Maret 2025 pencarian dilanjutkan mulai pukul 08.00 dari titik Sedong Lor Cirebon menuju Bendung Moncongod – Kali Gawe - Karangsembung Kabupaten Cirebon.
"Mudah-mudahan ada titik terang dan jasad korban berhasil ditemukan," ujar Kalaka BPBD Indra Bayu Permana.**
Author: Whyr
Editor: Maman Suparman



