Sejumlah Titik di Kab. Bandung Masih Terendam Banjir, Jalan Raya Dayeuhkolot Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Foto : Istimewa
Banjir di Dayeuhkolot hingga Sabtu siang ini belum surut.
DAYEUHKOLOT, KejakimpolNews.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung sejak siang hingga malam kemarin akibat luapan Sungai Citarum, sejumlah titik jalan masih diterjang banjir, Sabtu (11/4/2026).
Sejumlah titik jalan dan pemukiman yang masih terpendam banjir di antaranya, Baleendah, Banjaran, Sapan Bojongsoang dan Dayeuhkolot.
Di kawasan Dayeuhkolot sejumlah ruas jalan di kawasan Dayeuhkolot, masih terpendam banjir hingga pukul 09.00 dengan ketinggian air antara 30-50-60.
Banjir terlihat masih menggenangi Jalan Raya Dayeuhkolot, tepatnya di depan Masjid Agung Dayeuhkolot. Bahkan tadi malam jalan tak bisa dilalui kendaraan.
Kendaraan, baik roda dua maupun empat, tersendat baik dari arah Baleendah menuju Kota Bandung atau sebaliknya.
Kapolsek Dayeuhkolot, Kompol Triyono menyatakan, kendaraan roda empat masih bisa melaju dengan kecepatan rendah, sementara kendaraan roda dua yang memaksakan diri mengalami mati mesin dan berjejer di bahu jalan.
Kapolsek membenarkan juga hingga Sabtu siang ini Jalan Raya Dayeuhkolot masih terendam banjir.
"Rendaman banjir di Jalan Raya Dayeuhkolot, terutama di depan Griya Busana. Meski mobil bisa melintas dengan pelan, untuk motor tak bisa dilalui jika memaksakan motor akan mogok," kata Triyono.
Diberitakan, hujan deras disertai angin kencang, puluhan rumah di Kabupaten Bandung, termasuk masjid rusak, belasan di antaranya ambruk, Jumat (10/4/2026) sore.
Bahkan, hujan deras disertai angin kencang tersebut, sejumlah pohon tumbang menimpa rumah dan banjir menerjang sejumlah titik di Kabupaten Bandung.
Berdasarkan rilis yang diterima dari Puskodalops BPBD Kabupaten Bandung, dari rekap sementara Laporan kejadian Jumat (10/4/202) pukul 16.55 WIB, ada sejumlah daerah yang terdampak.
Sejumlah daerah tersebut yakni:
1. Kecamatan Bojongsoang di Desa Bojongsari RW 21 dan 12 ada pohon tumbang (sudah di tangani tim piket BPBD) dan 7 rumah rusak ringan bagian atap.
2. Kecamatan Arjasari, Desa Baros pohon tumbang, Desa Lebakwangi pohon Tumbang, Desa Mangunjaya pohon tumbang dan Atap rumah terbang, Desa Mekarjaya (atap rumah ambruk).
3. Kecamatan Cangkuang, Desa Tarajusari Kampung Babakan Balong pohon tumbang (ditangani Damkar), Komplek nuansa Ciherang, Desa Tanjungsari, atap rumah dan masjid roboh.
4. Kecamatan Banjaran, Desa Banjaran Wetan Kampung Cihamerang pohon tumbang, Desa Ciapus RW 12 banjir luapan anak sungai dekat PT Fengtay pohon Tumbang
Desa Banjaran RW 11 banjir dan rumah Dedi di Kampung Tanjung RT 05/05 Desa Tanjungsari tertimpa pohon tumbang.
5. Kecamatan Pameugpeuk, Desa Bojongkunci, 20 rumah ambruk.
Sementara itu, sejumlah banjir pun menerjang sejumlah titik, di antaranya, Baleendah, Dayeuhkolot, Banjaran dan Sapan Bojongsoang.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Beny Sonjaya mengatakan, itu barusan laporan.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Puluhan ruman rusak, belasan di antaranya ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang. Bahkan ada rumah rusak tertimpa pohon tumbang dan terjangan banjir di sejumlah titik," pungkas Beny.**
Editor: Yayan Sofyan