Jalur Nagreg Macet Total Terjebak Pawai Karnaval Agustusan

Yayan Sofyan
Arak-arakan karnaval Agustusan di Kecamatan Nagreg membuat jalan nasional Garut-Bandung macet total.
CICALENGKA, KejakimpolNews.com-Setelah insiden di Cicalengka saat karnaval 17 Agustusan kemarin dimana Kapolsek dan Danramil Cicalengka terluka diserang dan dikeroyok sejumlah pria ketika terjadi kericuhan, giliran karnaval yang sama di Nagreg, Kabupaten Bandung jadi sorotan, Selasa (18/8/2026).
Pasalnya, karnaval atau arak-arakan seni budaya dan komonesan lainnya dari 8 desa di Nagreg menggunakan jalur utama Nagreg (jalan nasional) atau Jalan Bandung-Garut.
Dampaknya, terjadi kemacetan panjang di dua arah. Dari barat antrean kendaraan hingga Parakanmuncang (By Pass Cicalengka) menuju Nagreg dan dari timur antrean kendaraan hingga Jalan Lingkar Nagreg menuju Bandung.
Kemacetan panjang ini, baik melalui foto dan video viral di media sosial. Para netizen umumnya menyayangkan karnaval digelar bukan di hari libur atau cuti nasional dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI, apalagi menggunakan jalur jalan utama yang volume kendaraannya padat.
"Bukan saya tak setuju karnaval atau arak-arakan apalagi dalam memperingati kemerdekaan RI. Tapi mengapa dilaksanakan di hari tak libur dan menggunakan jalan utama yang volumenya kendaraannya padat. Peserta arak-arakan banyak melibatkan juga anak-anak," kata seorang netizen.
"Arak-arakan di Nagreg menampilkan seni budaya dan komonesan lainnya melibatkan 8 desa ya, otomatis tumplek ke jalan utama," tulisnya.
"Saran saya, lebih baik arak-arakan yang keren ini digelar di masing-masing desa agar tak menimbulkan kemacetan panjang. Kalau sudah macet 'kan berdampak kepada pengguna jalan (pengendara)," tulis netizen lainnya.
Solihin (45), asal Rancaekek seorang pengemudi roda 4 yang mau ke Garut urusan bisnis mengaku terjebak macet sejak Parakanmuncang (By Pass Cicalengka) menuju Nagreg sejak pukul 09.00 WIB.
"Karena terjebak macet ada karnaval di Nagreg, pukul 12.00 WIB baru nyampe di Jalan Cagak Nagreg. Macetnya parah dan total dari dua arah," tutur Solihin.
Sementara itu, terkait gelaran karnaval di Nagreg dan jadi sorotan banyak pihak karena macet, Kapolsek Nagreg, Kompol Rizal Adam Al Hasan ketika dikonfirmasi via telepon belum merespon.
Sedangkan Kades Nagreg, Nanang Rahmat Hidayat ketika dikonfirmasi membenarkan terkait arak-arakan tersebut sempat macet total berapa jam sejak pukul 09.00 hingga pukul 11. 00 WIB di jalan utama Nagreg (Jalan Bandung-Garut.
"Karnaval memperingati HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Nagreg diikuti 8 desa dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Nagreg. Meski sempat macet, karnaval berjalan lancar, sukses, aman dan kondusif," kata Nanang.**
Editor: Yayan Sofyan


