Heboh, Temuan Diduga Bom Rakitan di Gedung Tua Ensun Tasikmalaya

Foto : Istimewa
TKP ditemukannya benda diduga bom rakitan di gedung tua Ensun Tasikmalay
TASIKMALAYA, KejakimpolNews.com -- Masyarakat dibuat heboh menyusul ditemukannya sebuah benda mencurigakan seperti bom rakitan di kawasan bekas gedung tua Ensun, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).
Benda misterius tersebut pertama kali ditemukan oleh D, seorang pelajar yang tengah berkumpul dan berswafoto bersama rekan-rekannya di area lokasi kejadian. Rasa curiga muncul saat ia mendengar bunyi ritmis yang bersumber dar8i sudut ruangan gedung tersebut.
D pun menceritakan keberadaannya di gedung tua yang ada di Kota Tasikmalaya itu bermula untuk menemui rekannya setelah pulang sekolah. Namun, suasana santai tersebut mendadak berubah saat muncul suara asing yang menarik perhatiannya.
"Ya saya habis pulang sekolah langsung foto studio dulu. Teman-teman ada di sekitar gedung tua disini. Posisi saya juga pinjam baju teman, jadi saya datang ke tempat ini,” katanya saat memberikan keterangan kepada polisi.
Saat ia sedang berkumpul bersama teman-temannya, terkejut mendengar suara bip yang berulang. Setelah ditelusuri, sumber suara tersebut berasal dari sebuah benda rakitan yang dilengkapi indikator lampu.
"Saya dan teman nongkrong dulu di sini. Setelah itu tiba-tiba ada suara ‘nit – nit’. Saya cari suara itu dan melihat benda seperti bom rakitan. Di bagian bawahnya ada kedip warna merah,” ungkapnya.
Khawatir benda tersebut merupakan bahan peledak aktif yang dapat membahayakan keselamatan, ia bersama teman-temannya tidak menyentuh barang tersebut dan langsung menghubungi pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.
Tim Jihandak Brimob Polda Jabar diterjunkan untuk melakukan identifikasi dan sterilisasi.
Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan benda tersebut adalah bom rakitan jenis dan daya ledaknya masih dalam penyelidikan.
Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andik Eko Siswanto terlihat memantau langsung proses pengamanan bersama jajaran di lokasi.
Hingga ditulisn polisi masih melakukan penyisiran di seluruh area ex pabrik untuk memastikan tidak ada benda berbahaya lain.
Editor: Yayan Sofyan