Mahasiswa UPI Tewas di Jalan A.H Nasution Kawasan Tagog Setelah Kendaraannya Tertabrak Avanza

foto

Foto: Unit Gakkum Polrestabes Bandung

Petugas tengah mengevakuasi pemotpr yhang tewas dalam kecelakaan di Jalan AH Nasution, pertigaan Jalan Cicukang, Tagog Sindanglaya Bandung.

BANDUNG, KejakimpolNews.com – Seorang pria pengendara sepeda motor tewas seketika setelah kendaraannya bertabrakan dengan minibus Avanza. Tabrakan maut itu terjadi Sabtu (19/9/2026) subuh sekira pukul 04:45 WIB.

Pemotor ternyata seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Program Studi Industri Pariwisata angkatan 2023 asal Makassar bernama Muhammad Fikri Arhaj (MFA) berusia 22 tahun.

Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Yamaha XRide dengan nomor polisi B-3725-PEH. Namun kendaraannya bertabrakan dengan minibus Toyota Avanza nomor polisi AG-1595-VV yang dikendarai IR (40), warga Bekasi.

Menurut saksi mata, subuh itu MFA meluncur dengan sepeda motornya Yamaha X-Ride dari arah barat Sindanglaya menuju timur arah Ujungberung. Tepat di kawasan Tagog, tak jauh dari simpang tiga Jalan A.H Nasution dan Jalan Cicukang, korban rupanya hendak menyalip kendaraan di depannya.

Saksi mata menyatakan, saat menyalip ini kemungkinan bannya slip, ia tergelincir dan jatuh ke jalan raya, di saat yang sama meluncur minibus dari arah timur ke barat, tak pelak lagi korban terlindas dan meninggal dunia di lokasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Ady Perdana kepada wartawan mengungkapkan, kecelakaan terjadi tepat di depan bangunan nomor 262, Kelurahan Cisaranten Bina Harapan. Sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman.

AKP Fiekry juga membenarkan korban meninggal dunia di lokasi kejadiann. Jenazah korban kemudian dibawa ke bagian Forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Berdasarkan penyelidikan sementara, korban diduga kehilangan kendali saat melakukan pengereman ketika hendak mendahului kendaraan di depannya. Sepeda motor kemudian tergelincir hingga pengendaranya tertabrak Toyota Avanza yang melaju dari arah berlawanan.

Pihaknya kara Fiekry, masih mendalami faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta pencarian rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi juga dilakukan.

Selain faktor pengendara dan kendaraan yang masih diselidiki, kondisi jalan saat kejadian diketahui dalam keadaan basah setelah hujan. Jalan AH Nasution di lokasi kejadian memiliki lebar sekitar 11,8 meter, merupakan jalan nasional, dan memiliki marka serta terdiri dari dua arah.

Fiekry mengatakan, arus lalu lintas di sekitar lokasi saat kejadian relatif lancar. Penerangan jalan juga disebut dalam kondisi baik saat peristiwa itu terjadi.

"Untuk faktor manusia dan kendaraan masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.**

Editor: Sonni Hadi/Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Honda Brio Terbakar di Cicalengka, Ini Kata Kapolsek
4 Hari Hilang, Nizza, Santriwati Pontren Al-Marhamah Cinunuk Belum Ditemukan
Hadapi Kekeringan, BPBD Kab.Kuningan Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Cihaur
Abu Vulkanik Mendarat di Sumedang, Ini yang Dilakukan Polsek dan Koramil di Pamulihan
23 Warga Karangpawitan Garut Ikut Jadi Korban Terbaliknya Kapal Virgo di Laut Jawa