Tolak Proyek Gheotermal, Massa Mahasiswa Geruduk Pendopo Kab. Kuningan Hingga Nyaris Ricuh

Aksi mahasiswa datangi Pendopo Kab.Kuningan menolak proyek Geothermal Gunung Ciremai.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Lebih dari seratus mahasiswa gabungan dari berbagai perguruan tinggi di Kuningan antara lain Uniku, Unisa, GMNI, HMI, PMII, sejumlah massa dari Cirebon dan aktivis peduli lingkungan, geruduk kantor bupati di jalan Siliwangi 88 Kuningan, Senin (5/10/2026) pukul 11.00 - 14.00 WIB.
Mereka menggelar Aksi demonstrasi di depan Pendopo Kabupaten Kuningan, sambil membawa spanduk bertuliskan: "Tolak Geothernal Tanpa Kompromi"; "Pemkab Kuningan Dilarang Diam" ! Bupati dan DPRD Bingung ? KDM Linglung ?.
Dengan penuh semangat para pendemo meneriakan yel-yel mahasiswa melawan. Mereka mencoba menerobos pintu masuk ke teras pendopo, namun pintu gerbang dijaga ketat oleh puluhan petugas kepolisian dibantu Satpol Pamong Praja, Dishub dan UPT Damkar bersiaga tak jauh dari Teras pendopo.
Kericuhanpun nyaris terjadi antara petugas dan pendemo, namun akhirnya mereka diizinkan masuk ke Teras pendopo dan diterima langsung oleh Bupati Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, Kepala BTNGC dan pejabat terkait. Dialogpun berlangsung tegang meskipun duduk lesehan.
Tuntutan mereka menolak keras terhadap rencana proyek geothermal di kawasan Gunung Ciremai. Tidak hanya menolak tanpa kompromi, mereka menuntut agar pemerintah daerah mengambil sikap terhadap rencana pengembangan geothermal tersebut.
Galih orator dari GMNI Kuningan, minta ketegasan dan kejelasan Pemerintah daerah khususnya Bupati Kuningan mengenai isu pelelangan Geothernal Gunung Ciremai.
"Kami menolak keras proyek geothermal, kawasan Gunung Ciremai," tegasnya.
Pada kesempatan itu, akhirnya Bupati Kuningan memahami unjuk rasa tersebut dan bersedia menandatangani tuntutan mereka.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman