Naga itu Bernama Adam Alis Hadang Persija 2-1 Langsung

Foto : Persib.co.id
Adam Alis dari cacing menjadi Naga
Catatan IMAM WAHYUDI (iW)
KALAH jadi Cacing, Menang jadi Naga! Bagai teriakan penonton di tepi depan tribun Stadion Segiri, Samarinda, Minggu sore tadi.
Terpampang jelas dan tegas dalam bentang spanduk ukuran jumbo. Berseberangan lurus dengan tribun utama. Karuan selalu tersorot kamera tayang langsung. Sepertinya diarahkan ke kedua tim dalam momen bentrok di luar kandang keduanya.
Di antara cacing dan naga, lebih pas memotret performa Adam Alis. Dua gol yang mengantar kemenangan Persib, lagi-lagi lahir dari kaki pemain gelandang. Adam Alis bagai cacing menggeliat lepas dan menjelma jadi naga.
Gerak naga memborong dua gol dengan sambutan gegap gempita penonton. Dia pahlawan kemenangan Persib 2-1 langsung. Menggenapkan keunggulan putaran pertama 1-0 langsung pada laga kandang. Gol tunggal itu dicetak Beckam Putra, 11 Januari 2026.
Persib unjuk mentalitas juara. Nyaris tak gentar menghadapi rivalitas. Tertinggal lebih 0-1 pada menit-19. Gol Persija dibuat striker asal Maroko, Ajaraire.
Hanya sembilan menit kemudian, Adam Alis menyelinap ke zona pertahanan Persija. Pergerakan tak terduga, justru posisinya yang tidak bebas hambatan. Jitu dalam penyelesaian akhir dalam pergerakan rumit. Gol menjadi kunci awal kemenangan Persib. Sama, sembilan menit berikutnya -- lagi Adam Alis mampu menerobos ruang sempit dan terjepit. Gol keduanya menit-37.
Persib mengunci keunggulan sepanjang 45 menit kedua yang praktis nihil gol. Lagi-lagi, pelatih Bojan Hodak unjuk piawai dalam taktik strategi untuk mengikis tensi ambisi Persija yang ingin mengganjal laju sang jawara. Mengubur perburuan klub ibukota yang absen juara selama sewindu.
Kembali memimpin klasemen dengan 75 poin. Menjaga asa mempertahankan gelar juara Liga Super Indonesia 2025/2026. Peluang lebar menorehkan prestasi back to back secara berturut. Pun hattrick hingga reputasi bintang lima (bintang besar -pen) di pundak Persib, yang kali pertama di kancah sepakbola profesional Indonesia.
Dalam musim tahun ini, Persib harus melewati dua laga terakhir untuk kembali naik podium jawara. Lawan PSM pekan depan, dan terakhir menghadapi Persijap. Berbeda musim tahun lalu, Persib sudah deklarasi juara -- meski masih menyisakan empat laga.
Usai menyisihkan Persib, pesaing utama kembali ke Borneo FC. Menguntit posisi Persib, yang bahkan potensial bernilai sama (75). Itu bila Borneo menang di kandang Bali United, Senin esok. Dengan kata lain membalas kekalahan putaran pertama 0-1 di kandang, 30 November 2025. Selanjutnya Borneo menghadapi Persijap dan Malut United
Persib dan Borneo dimungkinkan rebutan gelar juara. Keduanya wajib memenangkan dua laga terakhir. Andai keduanya tuntas, gelar juara musim tahun ini tetap dalam genggaman Persib. Begitu.**