Jika Menang atau Imbang Lawan Persijap
Minggu Pesta Persib, Polda Jabar Sarankan Wisatawan Hindari Jalur Protokol Bandung

Foto : Istimewa
Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat telah mematangkan skema rekayasa arus lalu lintas guna mengantisipasi kelumpuhan dan kepadatan volume kendaraan jika Persib Bandung juara.
Sebab, setelah resmi dinyatakan juara, akan berlangsung konvoi perayaan juara Persib Bandung di pusat Kota Bandung pada Minggu, 24 Mei 2026. Rekayasa jalan ini akan difokuskan terutama untuk menyaring kendaraan roda empat agar tidak terjebak di dalam jalur pawai.
Rencana arak-arakan kemenangan ini telah digaungkan oleh kelompok suporter sejak beberapa hari terakhir. Persib Bandung sendiri hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, untuk mengunci gelar juara Liga Super musim 2025/2026, sekaligus mencetak hattrick juara secara beruntun.
Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, mengungkapkan bahwa jajaran kepolisian telah disiagakan sejak pukul 07.00 WIB demi mengantisipasi lonjakan massa yang datang dari berbagai daerah.
Fokus penjagaan lalu lintas akan ditempatkan di ring dua dan ring tiga dengan rute utama konvoi yang direncanakan bergerak mulai dari kawasan Gedung Sate di Jalan Diponegoro dan berakhir di Gedung Merdeka yang terletak di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.
Guna memastikan kenyamanan publik, Dirlantas Polda Jabar mengimbau kepada masyarakat luas serta para wisatawan yaqng tengah berkunjung ke Bandung dan tidak memiliki kepentingan perayaan untuk sementara waktu menghindari area rute konvoi tersebut.
Langkah ini krusial untuk menekan potensi kemacetan parah dan memberi ruang prioritas bagi pergerakan armada darurat di lapangan.
Dalam operasi pengamanan skala besar ini, Polda Jabar menerjunkan lebih dari 3.000 personel gabungan yang akan disebar di berbagai titik strategis kota, mulai dari area pengamanan stadion hingga jalur protokol perayaan.
Menariknya, aparat juga mendapat dukungan masif dari unsur relawan suporter dengan diterjunkannya 1.000 anggota Satgas Bobotoh yang akan diperbantukan langsung di bawah arahan Dirbinmas untuk mencairkan kerumunan massa.
Berdasarkan skema rekayasa yang telah disusun, kawasan inti perayaan hanya diperbolehkan untuk dimasuki oleh kendaraan roda dua, khususnya para Bobotoh. Sementara itu, arus kendaraan roda empat akan dialihkan secara total melalui jalur-jalur alternatif berikut:
Arus dari Arah Utara: Kendaraan dari arah Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) akan dialihkan menuju Jalan Ganesa, Jalan Hasanudin, Jalan Dipatiukur, Jalan Panatayuda, hingga tembus ke Jalan Surapati.
Arus dari Arah Timur: Kendaraan yang melintas melalui Jalan Surapati diarahkan berbelok ke Jalan Aria Jipang, Jalan Diponegoro, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Cimalaya.
Arus dari Arah Selatan: Kendaraan dari arah bawah Jalan Ir. H. Djuanda dialihkan menuju Jalan Ranggagading, Jalan Tamansari Bawah, dan dialirkan ke Jalan Wastukencana.
Arus dari Arah Barat: Kendaraan yang keluar atau melalui Flyover Pasupati akan diarahkan langsung lurus menuju ke kawasan Jalan Cihampelas Atas.
Melalui penerapan manajemen lalu lintas yang ketat dan terukur ini, pihak kepolisian berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mematuhi instruksi petugas di lapangan agar momentum perayaan juara ini dapat berjalan aman, tertib, sekaligus tetap menjaga marwah Kota Bandung yang kondusif.**
Editor: Sonni Hadi