4 Jurnalis yang Diculik Tentara Israel di Antaranya Thoudy dari Republika Warga Cicalengka

Foto : Istimewa
Hani Humanisa sang ibunda dan Thoudy Badai Rifanbillah
CICALENGKA, KejakimpolNews.com - Empat jurnalis Indonesia dan satu relawan yang diculik hingga saat ini masih ditahan di ruang tahanan di Israel. seorang di antara jurnalis tersebut ternyata warga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.
Keempat jurnalis tersebut:
1.Andre Prasetyo Nugroho (TV Tempo).
2.Bambang Noroyono (Republika).
3.Thoudy Badai Rifanbillah ( Republika).
4.Rahendro Herubowo ( iNews).
5.Andi Angga Prasadewa (relawan/aktivis rumah zakat).
Jurnalis asal Cicalengka , Thoudy Badai (28) sebelumnya bersama rekannya Bambang Noroyono dan WNI lainnya, ditahan militer Israel. Mereka dicegat dan ditahan saat mengikuti misi bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza di perairan internasional pada Mei 2026.
Camat Cicalengka, Cucu Hidayat ketika dikonfirmasi membenarkan Thoudy Badai Rifanbillah wartawan Republika warga Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung.
"Tadi malam kami unsur Forkopincam, Kapolsek, Danramil Cicalengka, Kades Tenjolaya dan unsur terkait lainnya mendatangi rumah keluarga Thoudy di Desa Tenjolaya," kata Cucu, Kamis (21/5/2026).
Pihaknya bersama unsur Forkopincam termasuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung mendatangi orang tua Thoudy, kata Cucu merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama anak bangsa.
Kunjungan dilakukan sebagai bentuk dukungan moril dan empati kepada keluarganya (orang tua) terkait ditahannya Thoudy Badai oleh angkatan laut Israel (IOF) saat menjalankan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) di perairan Siprus, Senin (18/5/2026).
Thoudy Badai merupakan salah satu jurnalis asal Indonesia yang ikut dalam pelayaran kemanusiaan Global Sumud Flotilla, sebuah gerakan solidaritas internasional yang dibentuk dan diorganisasi oleh koalisi masyarakat sipil dunia untuk membawa bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
Sial, dalam perjalanan misi tersebut, kapal yang mereka tumpangi dicegat dan para relawan, termasuk 4 jurnalis diculik oleh pihak Israel.
Hingga saat ini, kondisi dan keberadaan Thoudy Badai masih belum diketahui secara pasti, sehingga menimbulkan kekhawatiran mendalam dari pihak keluarga maupun masyarakat.
Unsur Forkopimcam Cicalengka bersama rombongan langsung memberikan dukungan moril, sekaligus do’a agar Thoudy Badai diberikan keselamatan dan segera dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
"Thoudy Badai warga kami yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan dan profesinya sebagai jurnalis. Kami berharap pemerintah pusat melalui jalur diplomasi dapat segera memberikan perlindungan dan memastikan keselamatannya,” harap Cucu.
Cucu pun mengajak masyarakat Cicalengka khususnya, muntuk mendoakan keselamatan Thoudy Badai agar segera mendapat kabar baik dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya.
Sementara itu, Hani Humanisa (56) ibu Thoudy hingga saat ini masih terlihat shock mendengar Thoudy diculik dan ditahan di Israel, apalagi hilang kontak
"Terima kasih kepada unsur Forkopincam atas kunjungannya, sekaligus empati dan doanya. Semoga Thoudy selamat dan sehat serta bisa segera kembali ke tanah air," tutur Hani.**
Editor: Yayan Sofyan