HUT ke-80 RI, "Ibun Bangkit, Ibun Bersama Kita Maju", Ini Kata Camat Ahkmad Rifai

Yayan Sofyan
Camat Ibun, Akhmad Rifai jadi Irup pada upacara peringatan HUT ke-80 RI, 17 Agustus 2025
IBUN, KejakimpolNews.com - HUT ke-80 RI 17 Agustus 2025 kemarin, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung membawa misi dan mengusung tema "Ibun Bangkit, Ibun Bersama Kita Maju".
Bagaimana tidak, misi ini diluncurkan Camat Ibun, Akhmad Rifai yang yang belum genap sebulan memimpin Ibun sejak 27 Juli lalu resmi dilantik.
Ternyata misi ini didukung penuh unsur Forkopimcan, para kades dan semua lembaga baik di tingkat desa serta kecamatan.
"Alhamdulillah HUT ke-80 RI dengan mengusung "Ibun Bangkit, Ibun Bersama Kita Maju" mendapat dukungan banyak pihak," kata Ahkmad Rifai, Selasa (19/8/2025).
Didampingi Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fouetjahjanto dan Danramil Ibun Kapten (Inf) Mulyono, Ahkmad Rifai mengatakan, Ibun bangkit dan Ibun bersama bersama kita terlihat saat kegiatan memperingati HUT ke-80 RI kemarin, masyarakat Ibun kompak, semarak dan "guyub".
"Saat upacara HUT ke-80 RI kemarin di tingkat Kecamatan Ibun yang kebetulan saya jadi Irup tergolong semarak, hidmat dan penuh makna," ungkap mantan Sekretraris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikinan (Dispakan) Kabupaten Bandung ini.
Kegiatan dalam memperingati HUT ke-80 RI ini, kata Akhmad Rafai puncaknya akan diselenggarakan pada 23 Agustus 2025 mendatang.
"Pada puncak kegiatan HUT ke-80 23 Agustus mendatang, selain menggelar seni/budaya kearifan lokal dari 12 desa, juga pembagian hadiah dan piagam sejumlah lomba," kata mantan Camat Cileunyi dan Camat Cilengkrang ini.
Hal senada Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fouetjahjanto dan Danramil Ibun Kapten (Inf) Mulyono serta sejumlah kades di wilayah Kecamatan Ibun.
Mereka mendukung penuh gebrakan Camat Ibun yang baru Akhmad Rifai dalam kegiatan HUT ke-80 RI mengusung tema "Ibun Bangkit, Ibun Bersama Kita Maju". Bahkan mereka terharu dan mengapresiasi tingkat partisipasi masyarakat tinggi.
"Jujur, dalam kegiatan memperingati HUT ke-80 RI banyak kegiatan yang digelar baik tingkat RT, RW, desa ataupun kecamatan. Kegiatan selain olah raga, sosial, seni dan budaya, juga pendidikan," tutur salah seorang kades.**
Author: Yayan Sofyan
Editor: Yayan Sofyan
