Percepat CDPOB Kab. Bandung Timur, PMBT Kumpulkan Asosiasi BPD di 11 Kecamatan

foto

Foto : Istimewa

Peta calon Kabupaten Bandung Timur.

RANCAEKEK, KejakimpolNews.com - Untuk mendorong dan mempercepat wacana Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Bandung Timur (KBT), Paguyuban Masyarakat Bandung Timur (PMBT) kumpulkan Asosiasi Badan Permusyawatan Desa (BPD) se 11 kecamatan.

Dikumpulkannya Asosiasi BPD se 11 kecamatan cakupan KBT ini, akan digelar di sebuah tempat di Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Senin (20/10/2025) besok.

Gerakan PMBT ini menindaklanjuti hasil audensi PMBT dengan pihak eksekutif Pemkab Bandung belum lama ini, dimana terungkap hasil kajian KBT.

Hasil kajian KBT oleh pihak eksekutif Pemkab Bandung dan tim Unpad Bandung 2024, dari 15 kecamatan di wilayah Bandung timur yang diwacanakan, 11 kecamatan
menjadi cakupan KBT.

Ke-11 kecamatan tersebut yakni Ciparay, Pacet, K ertasari, Majalaya, Solokan jeruk, Ibun, Paseh, Cikancung, Cicalengka, Nagreg dan Kecamatan Rancaekek dengan calon ibu kota KBT Solokanjeruk (ranking 1 dan) serta Rancaekek (ranking 2).

Sementara 4 kecamatan yakni Cileunyi, Cilengkrang, Cimenyan dan Kecamatan Bojongsoang tetap dalam cakupan kabupaten induk, Kabupaten Bandung.

Bendahara PMBT H. Wawan Beri ketika dikonfirmasi membenarkan jika PMBT mengundang asosiasi BPD se 11 kacamatan cakupan KBT.

"Insya Allah asosiasi BPD se 11 kecamatan besok akan berkumpul dengan PMBT untuk silaturakhmi, konsolidasi dan sharing terkait KBT. Mereka telah siap hadir," kata Wawan Beri yang juga Wakil Ketua BPD Jabar ini.

Sementara itu, Ketua PMBT Atep Somantri mengatakan, diundangnya asosiasi BPD se 11 kecamatan ini, selain silaturakhmi dan konsolidasi, juga mempublikasikan serta mesosialisasikan hasil kajian KBT oleh Pemkab Bandung dan tim Unpad Bandung 2024.

"Kepada asosiasi BPD se 11 kecamatan akan disampaikan detail hasil kajian KBT oleh Pemkab Bandung dan tim Unpad. Nantinya PMBT meminta saran dari asosiasi BPD langkah selanjutnya," ungkap Atep.

Intinya, kata Atep, setelah beraudensi dengan pihak eksekutif Pemkab Bandung dan terungkap hasil kajian KBT, berharap segera diusulkan ke Pemprov Jabar agar KBT resmi CDPOB di Jabar.

"PMBT berharap hasil kajian KBT tahun ini segera disampaikan dan diusulkan ke Pemprov Jabar. PMBT sendiri terkait KBT tetap konsen, bergerak dan tetap mengawalnya terkait KBT yang telah puluhan tahun diwacanakan," pungkas Atep.**

Author: Yayan Sofyan
Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
DPRD Kota Bandung: RW Unggul Adalah yang Mampu Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Kabel Taman dan Pompa Air di Sejumlah Taman di Bandung Jadi Sasaran Pencuri
Perbaikan Infrastruktur di Pemukiman Warga Menjadi Prioritas Pemkot Bandung
Waduh...! 180 Ton Sampah di TPS Ence Azis Akhirnya Diangkut dengan Sistem Baru
Tak Berfungsi, Kumuh dan Rawan Kecelakaan, Harusnya Halte TMB di Jalan Raya Cinunuk Dibongkar Saja
Qiu Qiu
Slot777
BandarQQ
PKV Games
DominoQQ
DivaQQ
dewa qiu qiu
DominoQQ
Dewa Qiu Qiu Online
qiu qiu online
https://heylink.me/qiu-qiu-88/
Cuanwin77
BandarQQ
BandarQQ
Qiu Qiu
BandarQQ
Slot Bet 200
Qiu Qiu
Slot777
BandarQQ
PKV Games
DominoQQ
DivaQQ
dewa qiu qiu
DominoQQ
Dewa Qiu Qiu Online
qiu qiu online
https://heylink.me/qiu-qiu-88/
Cuanwin77
BandarQQ
BandarQQ
QiuQiu
QiuQiu
BandarQQ
Slot Bet 200