Proyek Revitalisasi Pasar Cileunyi Rp 4,5 M Terhenti, Kades: Tak Gunakan Lahan Desa

Yayan Sofyan
Proyek revitalisasi Pasar Cileunyi Rp 4,5 miliar lebih kini terhenti
CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Terkait proyek revitalisasi Pasar Cileunyi, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung senilai Rp 4,5 miliar lebih yang terhenti dan kini disorot serta banyak dipertanyakan, Kades Cileunyi Wetan buka suara.
Kades Cileunyi Wetan, Kamis (21/5/2026) menyebut, revitalisasi Pasar Cileunyi dibangun di lahan milik Pemkab Bandung, tak gunakan lahan milik desa (MD) Cileunyi Wetan.
Menurut Hari, jika ke depannya lahan MD dibutuhkan untuk pengembangan Pasar Cileunyi, sekaligus mengembangkan produk UMKM tak keberatan.
"Sekali lagi, revitalisasi Pasar Cileunyi tak gunakan lahan MD. Kalau membangun gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), ya benar di lahan MD, bekas Terminal Cileunyi," ujar Hari.
Hari pun membenarkan jika proyek revitalisasi Pasar Cileunyi kini terhenti. "Terhenti karena baru termin pertama. Kelanjutan proyeknya menunggu anggaran termin kedua," pungkas Hari.
Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek revitalisasi anggaran APBD Kabupaten Bandung Rp 4,5 miliar lebih yang dikerjakan pihak ke-3 baru pemasangan tiang-tiang beton untuk kios.
"Hasil penelusuran, anggaran untuk revitalisasi Rp 4,5 miliar lebih rupanya hanya sampai disini. Kelanjutannya menunggu anggaran berikutnya," kata salah seorang tokoh masyarakat.
"Hanya sayang, di plang yang terpasang tak tercantum lama pengerjaan proyek. Jika melihat bangunan seperti sekarang ini, apakah bisa menghabiskan Rp 4,5 miliar lebih," tutur salah satu tokoh masyarakat Cileunyi lainnya.
Diberitakan, proyek revitalisasi Pasar Cileunyi Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung senilai Rp 4, 5 miliar lebih terhenti kini terhenti pembangunannya, disorot dan banyak dipertanyakan.
Proyek revitalisasi Pasar Cileunyi di lahan milik Pemkab Bandung dan juga katanya ada lahan milik Desa Cileunyi Wetan ini, dikerjakan pihak ketiga oleh CV Sinar Agam Lestari di pinggir Pasar Sehat Cileunnyi (PSC), pasar yang dikelola swasta PT Biladi Karya Abadi (BKA).
Berdasarkan pantauan, Rabu (20/5/2026), proyek revitaliasi dari anggaran APBD Kabupaten Bandung ini, baru sebatas pembangunan tiang-tiang beton untuk kios.
Area proyek ditutup seng, tak ada seorang pun pekerja mengerjakan pembangunan, termasuk tak terlihat material bangunan.
Di lokasi terpasang plang proyek dengan tulisan "Pemerintah Kabupaten Bandung, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung".
Dalam plang tersebut tertulis, kontrak no 602.1/10/KTR/Rev. Psr. Cileunyi/DPUTR/2025, volume 1 paket, nilai kontrak Rp 4.616.572.858, pelaksana CV Sinar Agam Lestari dan tahun anggaran TA APBD 2025.
Namun tidak tertulis sejak kapan proyek pembangunan dimulai dan kapan selesainya. Yang pasti, pengerjaan pembangunan proyek benar-benar terhenti.
Terhentinya pembangunan revitalisasi Pasar Cileunyi kini banyak dipertanyakan, baik warga Cileunyi, sejumlah tokoh masyarakat dan para pedagang.
"Sudah beberapa bulan proyek pembangunan Pasar Cileunyi ini terhenti entah apa penyebabnya. Yang saya tahu awal 2026 pembangunan dimulai,"kata Wawan (50), seorang pedagang di PSC, Rabu (20/5/2026).
Hal senada dilontarkan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka mempertanyakan terhentinya proyek pembangunan revitali Pasar Cileunyi ini.
"Ini kan anggaran APBD alias uang rakyat, masyarakat harus tahu mengapa terhenti. Apalagi lawannya milik Pemda dan katanya milik Desa Cileunyi Wetan, masyarakat harus tahu,"tutur seorang tokoh masyarakat.
Selain mempertanyakan terhentinya pembangunan revitalasi pasar, ia pun mempertanyakan apakah proyek revitasi sebelumnya pernah dimusyawarahkan dengan banyak pihak terkait.
"Mengapa Pasar Cileunyi Cileunyi harus direvitalisasi 'kan sudah ada Pasar Sehat Cileunyi. Lebih baik lahannya dibangun Masjid Besar Cileunyi saja yang kini sekadar wacana tak ada juntrungnya karena harus membeli lahan Rp 20 miliar ketimbang di area yang sama ada 2 pasar," kata Moch. Ikhsan warga Cileunyi.
Padli, petugas UPTD Pasar Cileunyi ketika ditemui membenarkan jika pembangunan proyek revitalisas Pasar Cileunyi sudah lama terhenti. "Saya tak tahu mengapa terhenti," kata Padli.**
Editor: Yayan Sofyan