Farhan Berharap Pelaku Diringkus
Ulah Begal Sadis di Arcamanik, Kenzi yang Bercita-Cita Mau Jadi Pilot Masih Dirawat di RSHS Akibat Luka Serius

Ilustrasi
Ilustrasi berandalan bermotor tengah beraksi di jalan raya.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Kenzi (16), korban enam orang begal sadis di Jalan Cikajang Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, hingga Senin (27/7/2026) masih mendapat perawatan serius di Rumah Sakit Hasan Sadikin.
Kenzi menjadi korban kesadisaan enam orang pria yang merampas sepeda motor korban serta melukainya hingga Kenzi menderita luka berat. Perampasan kendaraan disertai kekerasan ini berlangsungi di Jalan Cikajang, tepatnya di pertigaan Jalan Arcamanik Endah, Kota Bandung, pada Sabtu, 4 Juli 2026 lalu.
Korban tak hanya menderita luka berat dan cacat, juga masa depannya terancam. Padahal seperti kata orang tuanya, Kenzi bercita-cita ingin menjadi pilot. Namun kejahatan jalanan telah memutuskan ambisinya dengan cara kekerasan.
Saat itu Kenzi bersama seorang kawannya naik sepeda motor sepulang dari mengunjungi teman meraka. Di dalam perjalanan, sepeda motor yang ditumpangi korban dikejar dan dipepet oleh sekelompok pria yang berjumlah enam orang.
Di pertigaan Jalan Arcamanik Endah, keenam pelaku mengepung korban, dan dengan cara sadis tanpa belas kasihan melancarkan aksi penganiayaan secara brutal hingga menyebabkan korban menderita luka-luka yang sangat serius.
Sementara itu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan penanganan hukum kasus pembegalan yang menimpa Kenzi di kawasan Arcamanik terus berjalan. Ia berharap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung melalui Unit Resmob dapat menangani kasus ini dengan tuntas dan menangkap para pelakunya.
Farhan mengakui, pihaknya kini terus memantau perkembangan kasus tersebut sembari memprioritaskan proses pemulihan korban yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Farhan sangat prihatin dengan kasus ini. Ia menyebut, hingga hari ini kasusnya sudah ditangani oleh Resmob dan pendalamannya diambil alih langsung oleh Satreskrim Polrestabes Kota Bandung.
"Kami sedang menunggu perkembangannya," ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 27 Juli 2026.
Wali Kota terus memantau perkembangan perawatan korban dan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan jajaran direksi RSHS agar seluruh tahapan pengobatan korban berjalan optimal.
"Saya sudah bicara langsung dengan direksi RSHS. Alhamdulillah mulai banyak bantuan dari para dermawan. Kami akan memastikan penanganan Kenji yang memasuki fase kedua pengoperasian berjalan dengan baik dan memberikan kesehatan yang paripurna," katanya.
Ia menyebut korban yang diketahui memiliki cita-cita menjadi pilot itu masih dirawat di RSHS. Orang tua korban yang sebelumnya berada di luar Kota Bandung kini turut mendampingi selama proses perawatan berlangsung.
"Yang kami fokuskan sekarang adalah penanganan Kenji sebagai korban, sementara proses hukumnya terus berjalan di Polrestabes Bandung," pungkasnya.
Editor: Sonni Hadi
