Meski Dipasang Spanduk "Ya Alloh Azablah Orang Dzolim Membuang Sampah Disini" di Cileunyi, Sampah Tetap Menumpuk

Yayan Sofyan
Meski dipasang spanduk larangan membuang sampah, di jalan nasional, tepatnya di Jalan Cikalang Cileunyi ini sampah menumpuk
CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Wilayah Bandung Raya, termasuk Kabupaten Bandung saat ini benar-benar darurat sampah, apalagi menyusul dibatasinya kuota ritase ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Sarimukti Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Dampaknya, selain sampah menumpuk dan mengunung di pinggir-pinggir jalan dan pasar-pasar, juga di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara Sampah (TPAS).
Di Kecamatan Cileunyi di tujuh desa saja, berdasarkan pantauan, tumpukan sampah saat ini terlihat di pinggir-pinggir jalan desa, kabupaten, jalan nasional dan di kompleks-kompleks perumahan. Termasuk di Pasar Sehat Cileunyi sampah pun menggunung.
Berbagai upaya agar di sejumlah titik di Cileunyi tak dijadikan tempat membuang sampah sembarangan, warga pun memasang spanduk bertulisan larangan membuang sampah. Sejumlah tulisan di spanduk dinilai keras dan menohok terpangpang.
Seperti spanduk yang terpasang di jalan nasional, tepatnya di Jalan Cikalang, Desa Cileunyi Kulon di salah satu titik yang kerap dijadikan tempat membuang sampah.
Namun spanduk bertulisan "Ya Allah azablah orang yang sudah dzalim membuang sampah sembarang disini" tak mempan. Pasalnya, titik ini tetap dijadikan tempat membuang sampah, bahkan semakin menumpuk.
"Dipasangnya spanduk dengan tulisan tersebut oleh pengurus RW setempat karena di pinggir jalan nasional sangat sareukseuk dan bau. Tapi spanduk dengan tulisan itu tak mempan juga," kata Rudi (45) warga Cikalang, Selasa (2/6/2026).
Selain di Jalan Raya Cikalang, sejumlah titik di Cileunyi yang kerap dijadikan tempat sampah pun dipasang spanduk dengan tulisan keras, nyinyir dan monohok.
Namun spanduk yang terpasang hanya hiasan dan tetap dicuekin, orang-orang pun dengan seenaknya membuang sampah rumah tangga ke tempat yang telah dilarang.
Tumpukan dan gunungan sampah di Cileunyi saat ini yang belum terangkut dan merusak estetika di antaranya di Jalan Percobaan, Jalan Cikalang, jalan nasional Tagog, depan Jalan SMPN 1 Cileunyi dan di Jalan Cipanileuman, depan Stasiun kereta cepat Whoosh Tegalluar, Desa Cibiru Hilir.
Termasuk di Pasar Sehat Cileunyi, ratusan ton sampah hingga saat ini masih menggunung menunggu dibersihkan dan diangkut.**
Editor: Yayan Sofyan