Pengiriman Sampah Kab. Bandung ke TPA Sarimukti Bermasalah Lagi, Selain Kuota Ritase Kerap Habis Penarikannya Disubkan

foto

Truk pengangkut sampah berjejer di area garasi DLH Kab. Bandung tak beroperasi karena kuota ritase ke TPAS Sarimukti habis

CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Persoalan sampah di Kabupaten Bandung kembali bermasalah menyusul keluhan dari banyak sopir pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

Keluhan atau curahan hati (curhat) para sopir ini muncul terutama dari sejumlah sopir pengangkut sampah dari wilayah timur Kabupaten Bandung.

Masalahnya berlipat, sudah ritase sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti kuotonya kerap habis, saat ini ada kebijakan yang dinilai tak adil yang pengangkutan sampah di subkan (dialihkan) ke pihak ketiga.

Mereka mengaku cemburu pengangkutan sampah di subkan dengan truk tronton dan sopir truk yang biasa hanya cukup membuangnya ke area garasi DLH Jalan Citaliktik, Soreang tidak ke TPAS Sarimukti.

"Para sopir truk seperti dari Soreang, Ciparay dan Banjaran karena dekat cukup membawa sampahnya ke garasi DLH. Sementara sopir truk dari Cileunyi dan Rancaekek yang jauh harus tetap ke TPAS Sarimukti," kata seorang sopir, Rabu (5/8/2026).

Para sopir yang yang dekat area garasi DLH tersebut tidak membuangnya ke TPAS Sarimukti, katanya, truknya banyak yang sudah tak layak pakai dan kerap mogok.

Mereka pun bisa membawa sampah ke area garasi DLH sehari 2 rit sehari dan selanjutnya ditarik truk tronton karena telah di subkan ke pihak ketiga.

"Jujur, armada truk yang biasa mengangkut sampah dari wilayah timur Kabupaten Bandung pun umumnya sudah tak layak pakai, mengapa tetap harus membuang ke TPAS Sarimukti yang hanya bisa narik 1 rit sehari," keluhnya.

Terkait kuota ritase sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti habis ini, seorang sopir mengirim videonya.

Dalam video tersebut dengan narasi agar warga Kabupaten Bandung bersabar karena kuota ritase sampah ke TPAS Sarimukti habis, beberapa hari ke depan sampah tak bisa ditarik.

Terlihat puluhan truk sampah berjejer di area garasi DLH Kabupaten Bandung tak beroperasi dan sebagian penuh sampah.

Sementara itu, Arif, Kepala UPTD Kebersihan wilayah timur Kabupaten Bandung ketika membenarkan jika kuota ritase sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti hari ini habis.

"Betul, hari ini kuota ritase sampah dari Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti habis," kata Arif yang tak menjelaskan terkait pembuangan sampah yang disubkan ke pihak ketiga.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Memperkenalkan Jejak Sejarah Taman dan RTH, Bandung Heritage Gelar Pameran Milestone
57 Eks Pegawai Kebun Binatang Bandung Sumringah Ditempatkan di Pemkot Bandung
Pascapenertiban Bangli di Bawah Flyover Kiaracondong, Farhan: PKL Boleh Berdagang Tapi Ikuti Aturan
Pemkot Luncurkan Halo Bandung Super App: Layanan Kota dalam Satu Genggaman Sebagai Kado HJKB
Kiaracondong Lapang dan Cerah, Usai Bangli PKL Dibongkar dan Flyover pun Dicat