Coretan Vandalisme di Tugu Batas Kota-Kabupaten Bandung di Cibiru Dibersihkan

Yayan Sofyan
Tugu batas Kota-Kab. Bandung di Cibiru yang sebelumnya dihiasi vandalisme kini telah dihapus
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Vandalisme atau corat-coret yang menghiasi tugu batas Kota-Kabulaten Bandung di Cibiru akhirnya dibersihkan.
Berdasarkan pantauan, Rabu (4/11/2026), coretan vandalisme yang sebelumnya menghiasi sejumlah titik di tembok tugu sebelah kiri dari arah Cibiru ke Cileunyi kini sudah tak tampak lagi.
Hanya, tepat di bawah logo Jabar masih belum sepenuhnya terhapus, masih ada sisa bekas corat-coret warna hitam.
"Corat-coret di tugu batas kota ini dua hari lalu dibersihkan oleh aparat Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung," kata Wawan (45), seorang pedagang di sekitar tugu tersebut, Rabu (4/11/2026).
Diketahui, setelah aksi vandalisme menghiasi kawasan kolong jembatan Tol Cisumdawu di Cileunyi, pelaku kini mencari tempat lain.
Kali ini, tugu batas Kota- Kabupaten Bandung di Cibiru sama telah dihiasi vandalisme dengan corat-corat warna hitam.
Berdasarkan pantauan, vandalisme terlihat di tugu sebelah kiri dari arah Bunderan Cibiru menuju Cileunyi. Sementara tugu sebelah kanan masih bersih.
"Corat-coret di tembok tugu tersebut semula hanya di 1 titik, sekarang sudah di tiga titik,"kata Nandang (45), seorang pedagang di sekitar tugu batas kota, Rabu (28/10/2026).
Menurut Nandang, entah kapan aksi vandalisme oleh pelaku dilakukan. Yang pasti, kata Nandang, ini sudah terlihat lama dan kian hari coretannya bertambah.
Sementara itu, vandalisne di tembok kolong jembatan Tol Cisumdawu, kawasan Simpang Susun Cileunyi hingga kini masih mengiasi dan terlihat di sejumlah titik.
Selain di sepanjang tembok benteng jalan menuju gerbang Tol Cileunyi, juga di beberapa tembok tiang jembatan tol.
Vandalisme di kolong jembatan Tol Cisumdawu ini menambah kumuhnya kawasan. Setelah kolong jembatan Tol Cisumdawu jadi terminal sejumlah trayek angkot, sampah terlihat di sejumlah titik, bangunan liar dibiarkan, kini dihiasi vandalisme.
"Ya, lengkap sudah kekumuhan dan kesemrautan kawasan kolong jembatan Tol Cisumsawu ini. Saya hanya bisa "gogodeg" melihat ini," kata Supriadi (56), warga Cileunyi yang dosen perguruan tinggi di Jatinangor ini.**
Editor: Yayan Sofyan