Taufik Hidayat Diboyong ke Mapolda Jabar, Kapolda: Tindakannya Sadis di Luar Kebiasaan

Foto : Istimewa
Taifik Hidayat diboyong ke Mapolda Jabar setelah dirtangkap di Majalaya (kiri), Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan saat memberi keterangan pers (kanan)
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Setelah ditangkap tim Resmob Dirreskrimum Polda Jabar, di kawasan Majalaya Kabupaten Bandung, Taufik Hidayat (32) langsung diboyong ke Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (23/6/2026) malam hari ini sekira pukul 22:00 WIB.
Tampak tersangka Taufik Hidayat tangannya diborgol, mengenakan kaos tangan panjang dan celana jins, Taufik Hidayat digiring sejumlah petugas Resmob dan dibawa ke Kantor PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polda Jabar.
Kapolda Irjen Pol Rudi Setiawan dalam keterangannya kepada wartawan malam itu menjelaskan, tersangka TH (Taufik Hidayat) ditangkap di Perumahan Griya Pesona Majalaya di rumah kerabatnya. Ia sempat dibawa ke Polsek Majalaya sebelum diboyong ke Mapolda Jabar di Jalan Soekarno Hatta Bandung.
Kapolda menyebutkan, Taufik sempat kabur ke Tangerang, namun karena ketakutan ditangkap, ia kembali lagi ke Majalaya. Dan akhirnya, ia tertangkap setelah beberapa hari buron.
Yang dilakukan aparatnya kata Kapolda, sesaat setelah Taufik tiba di Mapolda Jabar, adalah pemeriksaan kesehatan tersangka.
"Sebab kita harus tahu kondisi kesehatan tersangka. Selanjutnya dilakukan tes narkoba, tetapi hasilnya negatif. Tersangka sendiri hanya mengakui hanya minum minuman keras Intisari," ungkap Irjen.Pol.Rudi.
Kapolda menyimpulkan, kondisi tersangka Taufik Hidayat sehat dan siap menjalani penahanan dan pemeriksaan awal. Yang pertama ditanyakan tambah Kapolda, adalah menanyakan identitas, alamat tinggal dan data lainnya.
Perbuatan Sadis
Kapolda Irjen.PolRudi Setiawan menilai perbuatan Taufik Hidayat terhadap Yuvita kekasihnya diluar kebiasaan yang dialakukan orang terhadap kekasihnya. Ini katanya terlalu sadis.
"Untuk itu tersangka segera akan ditahan. Terima kasih atas suport dari semua warga dan lembaga yang telah membantu membantu menemukan tersangka," kata Irjen.Pol. Rudi Setiawan.
Kebiasan Taufik sehari-hari juga diungkap Kapolda. hampir setiap hari selalu minum minuman keras. Saat menganiaya Yuvita juga dalam pengaruh minuman alkohol. Selama pelariannya, ia tidak melibatkan orang lain melainkan seorang diri.
Taufik Hidayat kabur sejak 10 Juni lalu. Ia kabarnya sempat membawa Yuvita ke RSUD Ujungberung Kota Bandung. Namun karerna peralataan tidak lengkap, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).
Setelah dibantu penjaga kos, Yuvita dirawat di RSHS, matanya cacat terutama yang sebelah kanan bahkan kemungkinan permanen dan karena sudah tak bisa melihat lagi, bibir sobek, dan bengkak, beberapa bagian lainnya ada luka seperti bekas sabetan senjata tajam. Selama tiga tahun ia disekap dan mendapat penganiayaan berat sebelum dirawat di RSHS Bandung.**
Editor: Yayan Sofyan