Restoran Jepang Tama Gochi di Jalan Lombok Terbakar Hebat, Kosumen Sempat Panik

Foto : Istimewa
Restoran Jepang Timagichi di Jalan Lombok terbakar.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Kebakaran hebat melanda Rumah Makan Tama Gochi di Jalan Lombok, Kota Bandung, Selasa(23/6/2026) malam. api yang berkobar hingga meluas itu membuat warga terutama para pengguna jalan di jalan Lombok termasuk para konsumen yang sedang berada di restoran tersebut sempat panik.
Dugaan sementara api diduga berasal dari lantai dua, dari kompor meja konsumen. Dari sebuah meja, diduga ada pemasakan dari beberapa siswa sedang merayakan kenaikan kelas mendadak kompor yang dipakai memasak overheat sehingga menimbulkan api dan berkobar melahap sekitarnya.
Melihat api cepat membesar, beberapa karyawan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung. Selanjutnya, petugas Disdamkarmatan berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di kawasan yang cukup padat tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski aktivitas di sekitar lokasi sempat terganggu akibat proses pemadaman.
Sementara itu Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Soni Bakhtiar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.07
Begitu mendapat laporan kata Sony, petugas langsung bergerak cepat ke lokasi hanya berselang dua menit setelah laporan diterima, dan segera melakukan penanganan memadamkan api yang sudah menghanguskan sebagian area lantai dua rumah makan yang saat itu masih ramai pengunjung.
“Alhamdulillah api sudah mulai bisa dipadamkan dan perambatan api tidak merambat ke mana-mana. Semua bisa kita lakukan sekat-sekat, baik di belakang Rumah Makan Tamagochi maupun di samping kiri maupun kanan,” ujar Soni.
Langkah penyekatan dilakukan dari berbagai sisi bangunan sehingga kobaran api dapat dilokalisasi dan tidak meluas.
Menurut Sony, area yang terbakar hanya sebagian lantai dua bangunan dan tidak menghanguskan seluruh rumah makan karena petugas dengan cepat mel;okalisasi areal yang terbakar.
Dugaan sementara sumber berdasarkan penyelidikan, mengarah pada dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh aktivitas makan konsumen di lantai dua. Dan ada kompor masak yang overheat. Terdapat cairan yang menetes ke bawah dan bercampur dengan minyak sehingga memunculkan percikan api yang kemudian membesar.
Namun Sony belum membuat kesimpulan penyebab pasti kebakaran masih akan didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
Untuk memadamkan apiu Disdamkarmatan mengerahkan sembilan armada pemadam kebakaran yang terdiri dari mobil pancar dan mobil tangki.Panduan Kota ditambah puluhan personel diterjunkan guna mempercepat proses pemadaman sekaligus melakukan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.**
Editor: Sonny Hadi