Nyaris Baku Hantam Sidang Korupsi PT BDS Belum Mulai, Ruang Sidang Sudah Memanas

Foto: One
Sidang lanjutan kasus korupsi PT BDS memanas, sejumlah vendor dan penasihat hukum terdakwa nyaris baku hantam dan saling tunjuk.
BANDUNG, KejakimpolNews.com — Sidang dugaan korupsi PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadilan Tipikor Bandung, Gedung PHI, Selasa (21/7/2026), bahkan belum dimulai. Namun, tensi di depan ruang sidang sudah lebih dulu meledak.
Sejumlah vendor yang mengaku menjadi korban terlibat adu mulut sengit dengan tim penasihat hukum terdakwa. Perdebatan berlangsung dengan nada tinggi, saling tunjuk, saling tantang, hingga nyaris berujung bentrok fisik. Situasi sempat memanas dan menjadi perhatian pengunjung maupun aparat pengamanan yang berjaga.
Emosi para vendor dipicu tuntutan agar kasus yang mereka yakini merugikan mereka hingga ratusan miliar rupiah tidak berhenti pada terdakwa yang kini disidangkan. Mereka mendesak agar seluruh pihak yang diduga terlibat turut dimintai pertanggungjawaban.
Dalam aksinya, para korban kembali menyoroti dugaan keterlibatan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Mereka mendesak agar yang bersangkutan dihadirkan sebagai saksi di persidangan untuk memberikan klarifikasi atas berbagai tudingan yang selama ini mereka sampaikan kepada aparat penegak hukum.
Sebelumnya, para korban juga mengkritik penanganan perkara yang mereka nilai belum menyentuh seluruh pihak yang diduga terkait. Mereka mempertanyakan mengapa sejumlah nama yang telah disampaikan saat proses pemeriksaan hingga kini belum diproses secara hukum.
Akankah persidangan ini membuka fakta-fakta baru? Mungkinkah desakan para korban membuat pihak lain dipanggil ke ruang sidang?
Saksikan detik-detik memanasnya suasana jelang sidang korupsi PT BDS—adu mulut, saling tantang, hingga nyaris baku hantam!.**
Author: One
Editor: Maman Suparman
