Target 3000 Renovasi Rutilahu di Pedesaan Kuningan Hingga 2028 Optimistis Tercapai

Foto: Whyr
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, saat pencanangan program rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Mungkaldatar, Ciniru, Selasa (14/7/2026).
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Rumah layak huni bukan sekadar tempat berteduh, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang sehat, aman, dan berkualitas.
Hal itu disampaikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, saat pencanangan program rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Mungkaldatar, Ciniru, Selasa (14/7/2026).
Rumah kata Bupati Dian RY, adalah tempat lahirnya kebahagiaan keluarga. Di sanalah anak-anak tumbuh, pendidikan dimulai, dan masa depan dibangun. Karena itu, menyediakan rumah yang layak merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Target zero 3.000 rutilahu pada tahun 2028 optimistis tercapai melalui percepatan penanganan yang tersebar di pedesaan Kabupaten Kuningan," ucapnya.
Bupati mengapresiasi keberhasilan kinerja Disperkintam melalui peningkatkan kuota secara signifikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Ini menjadi bukti bahwa, pemerintah daerah harus aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menghadirkan lebih banyak program bagi masyarakat.
“APBD kita terbatas. Karena itu, kepala daerah harus mampu menjemput peluang dari pemerintah pusat. Jika komunikasi terbangun dengan baik, semakin banyak program yang bisa dibawa pulang untuk masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, bupati saat meninjau salah satu rumah penerima bantuan BSPS menegaskan, jangan gunakan bantuan ini untuk kebutuhan lain. "Perbaiki rumah sebaik-baiknya, rawat hasilnya, dan terus hidupkan budaya gotong royong agar manfaat program ini benar-benar dirasakan,” pesannya.
Pardi penerima BSPS Desa Mungkaldatar mengucapkan terima kasih kepada bupati dan pemerintah pusat atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap agar anaknya penyandang disabilitas dapat memperoleh dukungan untuk melanjutkan pendidikan.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman
