Pengelolaan Pajak Terbaik, 22 Kecamatan dan 53 Desa Berprestasi di Kuningan Raih Penghargaan

AdministratorFoto: Whyr
Kepala Bappenda Kuningan Laksono Dwi Putranto
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan penghargaan kepada 22 kecamatan dan 53 desa atas kinerja terbaik dalam pengelolaan pajak daerah 2025.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar disaksikan jajaran perangkat daerah di Teras Pendopo Jl. Siliwangi No. 88 Kuningan, Selasa (26/5/2026).
Kepala Bappenda Kuningan, Drs. Laksono Dwi Putranto,M.Si., mengatakan penghargaan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Kecamatan Berprestasi dan Desa Berprestasi.
“Sebanyak 22 kecamatan dinilai berprestasi karena berhasil melunasi PBB 2025 sebelum jatuh tempo. Tiga kecamatan tercepat adalah Garawangi, Pancalang, dan Cilebak,” ungkapnya.
Di kategori desa, 38 desa mendapat apresiasi atas percepatan pelunasan dan tertib administrasi. Dari jumlah itu, 15 desa menerima kendaraan operasional roda dua.
Untuk periode Februari–April 2025, Desa Kutawaringin, Kecamatan Selajambe menjadi yang tercepat pada target di atas Rp120 juta. Sementara Desa Gewok, Kecamatan Garawangi unggul pada target Rp50–120 juta.
Pada periode Mei–Juli 2025, Desa Luragung Tonggoh memimpin kategori Rp50–120 juta, dan Desa Lebak Herang, Kecamatan Ciwaru memimpin kategori di bawah Rp50 juta.
Sebanyak 10 desa juga mendapat apresiasi khusus karena konsisten melunasi PBB sebelum jatuh tempo selama dua tahun berturut-turut.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan pentingnya kemandirian fiskal di tengah ketergantungan APBD pada dana pusat yang mencapai 80%.
“Kalau APBN pusat tidak baik, daerah juga terdampak. Karena itu, kita harus tingkatkan kemandirian,” ujarnya.
Dikatakan, saat ini masih banyak aset desa dan tanah bengkok yang belum produktif. “Negara maju memanfaatkan asetnya. Kalau kita punya tanah hektaran tapi tidak menghasilkan, itu yang harus kita perbaiki,” tegasnya.
Bupati Dian mengungkapkan, pencapaian ini tidak lepas dari sinergi antara Bappenda, kecamatan, desa, dan wajib pajak.
“Kami akan terus berinovasi agar target PAD 2025 tercapai optimal dan berharap penghargaan ini dapat memotivasi daerah lain untuk meningkatkan kinerja pengelolaan pajak daerah,” pungkas Bupati.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman