Pentas Seni PAI Bernafas Religius Ditanamkan Sejak Dini Menuju Indonesia Emas 2045

Foto: Whyr
Semarak Pentas Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD bernapas religius di Kuningan,
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Semarak Pentas Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD bernapas religius bukan sekadar untuk berlomba, tetapi membawa harapan besar tentang masa depan generasi muda Kuningan.
Pentas ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan bakat, kreativitas serta karakter religius yang ditanamkan sejak dini..
Pentas Seni PAI ini dibuka Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar., di panggung terbuka halaman kantor Kecamatan Garawangi, Senin (25/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan, pendidikan tidak hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan moral generasi muda. Di tengah derasnya arus digital dan keterbukaan informasi saat ini, pendidikan agama memiliki peran penting sebagai fondasi kehidupan anak-anak.
“Anak-anak hari ini hidup di era digital dengan akses informasi tanpa batas. Karena itu, pendidikan karakter dan pendidikan agama menjadi benteng moral yang sangat penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, santun, disiplin, dan berakhlak,” ujarnya.
Pentas Seni PAI kata bupati, bukan hanya ajang kompetisi, tapi proses pembelajaran yang membangun keberanian, sportivitas, kreativitas, serta rasa percaya diri peserta didik.
Dari panggung-panggung sederhana seperti inilah lahir generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan nilai budaya dan religiusitasnya.
Bupati Dian mengapresiasi guru Pendidikan Agama Islam, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI SD, serta seluruh pihak yang terus konsisten membina dan mendampingi peserta didik dengan penuh dedikasi.
“Generasi hebat tidak tumbuh secara instan. Mereka dibentuk melalui pendidikan yang konsisten, lingkungan yang baik, dan keteladanan yang terus menerus,” pesan Dian.
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman