Bupati Kuningan: Kami Terbuka Terhadap Kritik, Pers Mitra Penting Pembangunan

foto

Foto: Whyr

Bupati Kuningan menerima buku buku berjudul “Kuningan Menembus Waktu” yang disusun wartawan senior H. Wawan Hermawan Jr.

KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, secara tegas menyatakan kepemimpinannya tidak anti terhadap kritik dan saran. Keterbukaan ini diwujudkan sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mewujudkan pembangunan Kabupaten Kuningan yang lebih baik.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Dian saat menghadiri agenda Jurnalis Gathering & Capacity Building Pokja Polres Kuningan di kawasan wisata Talaga Surian, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Jumat (16/10/2026) pukul 20.00 -23.09 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media online se-Kabupaten Kuningan.

“Saya ingin menjadikan kritik dan saran yang betul-betul datang dari keinginan agar Kuningan menjadi lebih baik, tanpa ada kepentingan lain,” ujar Dian.

Perbedaan pandangan kata bupati, hal yang wajar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perbedaan itu tidak seharusnya melahirkan kebencian, melainkan menjadi ruang saling mengingatkan untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Perbedaan sudut pandang bukan berarti kita saling membenci. Selama dilandasi kecintaan kepada daerah, perbedaan justru menjadi kekuatan untuk saling mengingatkan,” tegasnya.

Lebih jauh, Dian mengakui pemerintah daerah memiliki keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu, peran jurnalis dinilai sangat strategis karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta memotret berbagai persoalan di lapangan yang mungkin belum terjangkau oleh pemerintah.

Dian mengungkapkan, sejumlah laporan yang disampaikan wartawan melalui pesan whatsapp pribadi secara langsung ditindaklanjuti dan dibahas bersama jajaran pimpinan perangkat daerah.

“Banyak informasi yang masuk melalui pesan pribadi saya, saya pelajari dan tindaklanjuti. Selama berdasarkan fakta, itu sangat berharga bagi kami sebagai bahan evaluasi,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, pentingnya keterbukaan informasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia telah menginstruksikan para kepala dinas dan kepala badan untuk memberikan penjelasan yang transparan, objektif, dan tepat waktu terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Keterlambatan memberikan informasi, kata dia, justru berisiko menimbulkan kesalahpahaman dan kegelisahan yang tidak perlu.

“Jangan menjauhi wartawan ketika ada persoalan. Jangan pula segala hal dilimpahkan kepada bupati. Setiap OPD sudah diberikan kewenangan, sudah jelas tupoksinya. Tanggapi pertanyaan masyarakat dan media secara terbuka dan bertanggung jawab,” tegas Dian.

Sementara itu, momen istimewa ini ditandai penyerahan karya tulis buku berjudul “Kuningan Menembus Waktu” yang disusun oleh seorang wartawan senior H. Wawan Hermawan Jr yang telah mendampingi delapan Bupati Kuningan selama berturut-turut memimpin di Kabupaten Kuningan. Buku ini menjadi saksi perjalanan panjang sejarah pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Kuningan.

Menerima buku tersebut, bupati menyambut baik dan sangat mengapresiasi dedikasi wartawan senior tersebut.

“Saya berharap pemerintah dan insan pers semakin bersinergi dengan adanya kegiatan ini demi kemajuan Kabupaten Kuningan,” harapnya.**

Author: WHJR
Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Musim Kemarau Baznas Kuningan Salurkan 261 Ribu Liter Air Bersih
Memohon Hujan, Pemkab dan Forkopimda Kuningan Gelar Solat Istisqa
Atasi Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas, Polres Kuningan Sebar Personel Siaga Pagi di Titik Strategis
Bangunan SDN 3 Cihirup Kab.Kuningan Ambruk Diduga Material Kayu dan Atapnya Sudah Lapuk
Polres Kuningan Ganti 7 Kapolsek, Inilah Nama-Nama Pejabat yang Dilantik