Komedian Ohang Dkk dan Seni Tradisional Hibur Warga dalam Saba Lembur di Mandirancan Kuningan

foto

Foto: Whyr

Wayang golek seni tradsional dan komedian Ohang menghubir warga Mandirancan Kuningan dalam acara Saba Desa.

KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Ribuan Warga tumpah ruah memadati lapangan sepak bola Desa/Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Kamis malam Jumat (10/9/2026) pukul 19.30 WIB hingga selesai acara.

Antusiasme warga rela berdesakan di tengah lapang menyambut Bupati Saba Lembur, rangkaian Hari Jadi ke-528 Kuningan memadukan hiburan, seni budaya, edukasi, pelayanan publik hingga pesan kemanusiaan.

Panggung Saba Lembur semakin semarak dengan penampilan seni tari, tembang dan lagu yang sarat filosofi, seperti Indung, serta bodoran Cepot bersama Dalang Aan Anjasmara Hamzah HS, Ceu Popon dan Ohang.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, tampil satu panggung menyampaikan berbagai program pemerintah sekaligus memberikan doorprize kepada warga yang beruntung mengikuti Tari yang diiringi lagu Kuningan Melesat.

Selain itu, ada penampilan home band dan artis Kuningan Ega Novianti. Saba Lembur juga menghadirkan segmen Ngaji Diri, Rutilahu, serta “Bupati Heman ka Budak, jeung Nyaah ka Indung” yang mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian dan empati terhadap lingkungan sekitar.

Di balik gelak tawa dan lawakan Ohang, terselip pesan tentang pentingnya kepedulian sosial dan kemanusiaan. Bagi Bupati Dian, Saba Lembur bukan sekadar panggung hiburan, tetapi ruang bagi pemerintah untuk turun langsung, mendengar aspirasi sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini sebuah program hiburan tapi mendidik, tontonan tapi tuntunan,” ujar Dian.

Seni dan budaya Sunda juta Dian, perlu terus dikenalkan kepada generasi muda karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Karena itu, Saba Lembur juga menjadi sarana untuk menghidupkan kembali tradisi dan budaya daerah melalui kemasan yang dekat dengan masyarakat.

Sementara itu, siang harinya, sekitar 22 jenis pelayanan pemerintah dibawa langsung ke Desa Mandirancan. Layanan tersebut meliputi administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan, Gerakan Pangan Murah hingga Pelayanan Kuningan SIPP. Warga pun dapat memperoleh pelayanan sekaligus menikmati berbagai kegiatan hiburan dalam satu kesempatan.

Bupati Dian mengatakan, pemerintah tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Para pejabat dan pelayan publik harus turun langsung juga agar dapat melihat dan memahami kondisi warga secara lebih dekat.

Hadir di atas panggung, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda U. Kusmana, Ketua TP PKK Kuningan Hj. Ela , dan perwakilan Forkopimda.

Melalui Saba Lembur ini pemerintah daerah hadir bukan hanya membawa program dan pelayanan, melainkan mendengar, menghibur, merawat budaya, menumbuhkan empati, dan menyapa masyarakat dari dekat.**

Author: WHJR
Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Wali Kota Bandung Pamer Kekuatan Musik Melalui Konser Merah Putih 2026 Swara Merdeka
Karya Kreator Disabilitas Uqi Hiasi Bandara Husein Sastrangara, Buktikan Mampu Bersaing
FFB 2026 Apresiasi Karya dan Insan Perfilman Indonesia
Padepokan Bumi Seni Tarikolot, Gelar Simpul Rasa Membangun Kualitas Reputasi dan Masa Depan
Lomba Karaoke Meriahkan HUT Ke 81 RI di KeDai Margasari Cirebon