Cemburu Buta, AN Siram Wanita Pacarnya dengan Air Panas dan Bacok dengan Golok Hingga Korban Terkapar

Ilustrasi
Ilustrasi penganiayaan terhadap pasangan.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com - AN (25) seorang pria, dengan sadis menyiram pacarnya dengan air panas, selanjutnya dibacok dengan golok berulangkali.
Akibatnya perempuan pasangannya terkapar tak berdaya, selain kulit melepuh juga pendarahan, bahkan jari tangannya nyaris putus karena menangkis serangan golok yang mengarah kepadanya.
Aksi terbilang sadis dan brital ini langsung ditanggapi Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan. Tak berapa lama, AN ditangkap dan kini mendekam di sel tahanan Polres Kuningan.
Aksi tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan AN terhadap pasangannya sendiri, diduga karena cemburu berat. Akibatnya, AN tak mampu menahan amarah, pasangannya disiram air panas dan dibacok dengan golok.
Penangkapan terhadap AN dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan mengenai peristiwa kekerasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Polris mengungkap, kasus ini bermula dari luapan emosi pelaku yang dipicu oleh rasa cemburu mendalam terhadap korban. Kecemburuan buta tersebut memicu tindakan ekstrem yang dilakukan AN dengan sangat kejam dan brutal.
Akibat siraman air keras dan bacokan golok, korban menderita luka parah di beberapa bagian tubuh. Luka serius terlihat jelas di bagian kepala akibat sabetan tajam, sementara di bagian tangan, beberapa jari korban mengalami cedera berat dan dikabarkan hampir putus total karena tebasan yang dilakukan kekasihnya tersebut.
Menyaksikan kondisi korban yang kritis akibat luka bakar dan luka sayatan, warga sekitar segera memberikan pertolongan pertama dan melarikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat guna menyelamatkan nyawanya.
tindakan kekerasan ini merupakan respons emosional yang meledak-ledak dari pelaku terhadap isu yang ia rasakan sebagai pemicu kecemburuan. Peristiwa ini pun menjadi sorotan serius aparat penegak hukum di wilayah Kuningan.
AN kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini penyidik Polres Kuningan telah mengamankan tersangka dan tengah didalami kasus ini secara intensif guna mengungkap seluruh fakta dan kronologi kejadian secara utuh.
Sementara korban yang masih dirahasiakan namanya ini, hingga kini masih dirawat di rumah sakit karena luka-lukanya cukup serius.**
Editor: Sonni Hadi