Tiga Jukir Liar di Kompleks Pemda Kab.Bandung Diberangus Polresta, Tempat Lain Siap Menyusul

Foto: Tribrata Polda Jabar.
Tiga oknum juru parkir liar diamankan di kompleks Pemda Kabupaten Bandung kawasan Soreang.
SOREANG, KejakimpolNews.com - Maraknya juru parkir (jukir) liar di wilayah Kabupaten Bandung, telah meresahkan warga. terutama para pengendara sepeda motor dan mobil.
Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung rupanya mendengar keluhan warga. Dalam suatu operasi, dengan tegas menindak oknum jukir liar yang melakukan praktik pungutan liar di ruang publik.
Penertiban dilakukan melalui kegiatan Patroli Presisi, Hasilnya, personel berhasil mengamankan tiga orang juru parkir liar yang beroperasi di kawasan Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung pada Kamis (14/5/2026).
Penertiban ini dilakukan bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa libur panjang.
Operasi pengamanan dan penertiban dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dan melibatkan kekuatan gabungan dari Unit Turjawali serta Dalmas Satuan Samapta Polresta Bandung.
Penyisiran dilakukan di sejumlah titik keramaian sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus menindaklanjuti sejumlah aduan yang masuk dari warga melalui layanan Call Center 110.
Dalam aksi tersebut, petugas mengamankan tiga pria berinisial AF (36), RS (41), dan R (36) yang tertangkap basah melakukan pemungutan biaya parkir secara tidak resmi dan melawan hukum.
Kasat Samapta Polresta Bandung, AKP Ilmansyah, menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Presisi ini merupakan upaya rutin kepolisian untuk memastikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terlebih pada momentum libur panjang atau long weekend di mana mobilitas warga meningkat tajam.
“Patroli Presisi ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, termasuk praktik parkir liar yang dapat merugikan dan meresahkan masyarakat,” ungkap AKP Ilmansyah saat memberikan keterangan, Jumat (15/5/2026).
Kawasan Kompleks Pemda Kabupaten Bandung menjadi prioritas pengawasan karena lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas pelayanan publik yang cenderung semakin ramai dikunjungi warga saat hari libur.
Penguatan patroli ini juga bertujuan memutus mata rantai aksi premanisme yang kerap menyusup di balik praktik pungutan liar.
Ilmansyah menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti di titik ini saja. Pengawasan dan penindakan akan terus ditingkatkan di berbagai lokasi strategis dan titik keramaian lainnya di wilayah hukum Kabupaten Bandung guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Terakhir, pihaknya juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berperan serta menjaga keamanan. Warga diminta tidak ragu untuk segera melapor jika menemukan praktik serupa atau gangguan kamtibmas lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya aksi premanisme, pungutan liar maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat,” pungkasnya.**
Editor: Yayan Sofyan