Belum Tertangkap, Pembakar Bendera Merah Putih di Bandung Masih Dilacak Polisi

Foto: CCTV
Pria pembakar bendera merah putih di pagar rumah warga, kini polisi tengah melacak pelakunya.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Polrestabes Bandung menegaskan kepolisian tengah menyelidiki aksi seorang pria berjaket hoodie yang terekam CCTV dengan sengaja membakar bendera merah putih di Gang Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, kota Bandung. Aksi pria itu ramai di media sosial.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton mengatakan soal aksi pembakaran bendera merah putih itu sudah dilakukan penyelidikan. Dia juga menduga pelaku ini melakukan aksinya tak hanya di satu tempat.
"Ya memang ada indikasi kemiripan dengan ada di satu TKP lainnya juga, seperti di wilayah Polsek Astanaanyar yang ada kemiripan. Tapi, kami sedang pastikan apakah memang sama pelakunya atau tidak," katanya, Rabu (5/8/2026).
Anton menyebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi mengenai aksi pembakaran bendera.
"Ya, ada beberapa saksi yang sudah kami mintai keterangan, seperti dari pemilik tempat (rumah), saksi yang mengetahui kejadian, dan ada saksi lain yang kami anggap ada kaitan dengan pelaku, misal yang melihat dan mengetahui pelaku perginya atau mungkin ke arah mana," katanya.
Ketua RT 01 RW 10, Asep menjelaskan kejadiannya itu sekitar pukul 04.38 WIB. Pelakunya merupakan orang tak dikenal yang bukan warga sekitar.
"Pihak kepolisian dari Polsek Andir sudah datang cek ke lokasi dan meminta rekaman CCTV. Yang dibakar itu bendera (merah putih). Seperempatnya sudah terbakar," ucapnya, Senin (3/8/2026).
Pelaku diduga masih satu orang dan Asep menegaskan tindakannya ini sudah meresahkan lingkungannya.
"Ya jelas sudah meresahkan sekali wilayah ini. Kami khawatir meluas ke wilayah lain jika tak cepat ditangani (kepolisian). Peristiwa ini menjadi kali pertama di sini. Kami berharap polisi bisa cepat menindaklanjutinya," kata Asep.
Dandim 0618/Kota Bandung, Kol Inf Robil Syaifullah pun menyampaikan kepada seluruh Danramil dan jajarannya untuk melakukan tindakan preventif agar tak terulang kejadian serupa.
"Seluruh jajaran agar bekerjasama dengan warga di wilayahnya masing-masing untuk mengimbau waspada dengan kejadian serupa. Ternyata, memang pelaku ini melakukan aksinya di beberapa tempat. Kami mencoba membantu kepolisian dalam kasus ini. Sesuai perintah, sebisa mungkin bisa tangkap pelaku," katanya saat dihubungi.**
Author: One
Editor: Maman Suparman
