Ketua PC GP Ansor Kecam Aksi Premanisme Terhadap Rois Syuriah MWCNU Cimenyan, Polisi Tetapkan R Tersangka

foto

Foto : Istimewa

Polisi dari Polsek Cimenyan amankan pelaku penyerangan ke rumah KH. Uye Waryo, Rois Syuriah MWCNU (kiri), R ditetapkan sebagai tersangka (kanan)

CIMENYAN, KejakimpolNews.com -- Aksi premanisme dengan cara menyerang dan merusak rumah KH. Uye Waryo, Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Cimenyan, Kabupaten Bandung oleh sejumlah pria, mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Atas kasus ini, polisi telah menetapkan seorang tersangka, karena dinilai malakukan penyerangan dan perusakan di rumah KH. Uye Waryo di Kampung Arcamanik RT.03, RW.04, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa (19/8/2026) malam lalu.

Kapolsek Cimenyan Kompol Deni Rusnandar, ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menetapkan seorang tersangka terkait kasus perusakan di rumah KH. Uye Waryo tersebut.

"Begitu kejadian kami langsung ke TKP dan diamankan 3 orang. Dari tiga orang ini, R di antaranya ditetapkan jadi tersangka. Sementara 2 lainnya saksi," kata Deni, Kamis (20/8/2026).

Menurut Deni, ditetapkannya R jadi tersangka berdasarkan proses pemeriksaan, keterangan saksi dan hasil gelar perkara.

"Ya, R kami tetapkan jadi tersangka. Motif penyerangan dan perusakan di rumah KH. Uye Waryo masih kita dalami," ujar Deni.

Sementara itu, Dede Soemarsah, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Bandung yang sebelumnya mengecam aksi premanisme yakni melakukan penyerangan dan perusakan di rumah KH. Uye Waryo, pihaknya mengapresiasi langkah cepat polisi dalam menangani kasus tersebut.

"Kami PC GP Ansor Kabupaten Bandung mengapresiasi langkah cepat Polsek Cimenyan mengamankan pelaku. Langkah cepat polisi ini demi kenyamanan dan kondusifitas masyarakat," kata Dede Soemarsah.

Diberitakan, diduga buntut kericuhan saat karnaval 17 Agustusan, rumah KH. Uye Waryo, Rois Syuriah MWCNU Cimenyan, Kabupaten Bandung diserang sejumlah pria dan mereka melakukan aksi premanisme, Selasa (19/8/2026).

Penyerangan sejumlah oknum yang diduga preman ke rumah KH. Uye Waryo disertai pengrusakan rumah. Aksi ini direkam warga dan videonya viral di media sosial.

Berdasarkan informasi, penyerangan ke rumah KH. Uye Waryo diduga buntut kericuhan antarpeserta karnaval RW pascadigelar Agustusan, Selasa (18/8/2026).

"Respon cepat, sejumlah pelakunya sudah diamankan di Polsek Cimenyan. Diduga keributan antar RW saat karnval 17 Agustusan," kata sejumlah warga Cimenyan, Rabu (19/8/2026).

"Miris juga sejumlah pelaku penyerangan disertai pengrusakan sangat bringas dan diduga dalam pengaruh minuman keras. Alhamdulillah saat ini kondisinya sudah kondusif," tutur warga lainnya.

Kapolsek Cimenyan Kompol Deni Rusnandar menyatakan, pelaku penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan telah dilaporkan ke Polsek Cimenyan.

Peristiwa bermula ketika pelapor bersama sejumlah orang sedang berkumpul di dalam rumah KH. Uye Waryo. Mereka kemudian mendengar suara sepeda motor dari luar rumah.

Pelapor lalu keluar dan meminta seorang pria berinisial R menghentikan kendaraannya karena waktu sudah larut malam. Namun, pria tersebut diduga justru mengikuti pelapor hingga masuk ke dalam rumah dan melakukan pengrusakan.

Akibat kejadian di rumah KH. Uye Waryo ini, sejumlah barang mengalami kerusakan, di antaranya pintu rumah, kaca pintu, gelas, tumbler, dan kursi.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
MK Putuskan Anggaran MBG Tak Boleh Diambil dari Anggaran APBN
Permohonan Ganti Rugi Roy Suryo Dalam Sidang Praperadilan Jilid III Tidak Dikabulkan Hakim
Berkas Perkara Tersangka Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Yuvita Dikembalikan Kejati Jabar
Begal Beraksi di Taman Kopo Indah Kab. Bandung, Perut Korban Terluka dan Motor Raib Dibawa Kabur
Dua Pria Luka Parah di Kamar Kontrakan Cimahi, Satu Tewas Satu Terluka, Polisi Kesulitan Ungkap Motifnya