Pingsan dengan Tangan Terikat dan Mulut Dilakban, Agung Tergeletak di Pinggir Jalan Cimenyan

foto

Yayan Sofyan

Agung Hardiana yang ditemukan tergeletak sadarkan diri di pinggir jalan Cimenyan, Kab. Bandung dengan tangan dan mulut dilakban

CIMENYAN, KejakimpolNews.com -- Agung Hardiana (45) ditemukan tak sadarkan diri dengan tangan terikat dan mulut dilakban tergeletak di pinggir jalan kawasa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Kamis (15/10/2026) malam.

Berdasarkan informasi, korban Agung Hardiana yang tak mengalami luka hanya tak sadarkan diri ini diduga korban penipuan. Sementara barang berharga seperti dompet dan ponsel masih utuh.

Korban diduga diajak berkeliling Kota Bandung oleh lebih dari dua terduga pelaku dengan dalih kerja sama proyek, lalu dicekoki minuman hingga tidak sadarkan diri sebelum dibuang di Cimenyan. Kerugian korban diduga sekitar Rp50 juta terkait modus kerja sama tersebut.

Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Santo Yusup untuk perawatan, kini sudah sadar, dan telah diperbolehkan pulang bersama keluarga.

Pihak Polsek Cimenyan, Polresta Bandung telah mendatangi lokasi, namun belum ada laporan resmi (LP) dari korban. Kasus ini diarahkan untuk ditangani oleh Polsek Coblong atau Polrestabes Bandung karena tempat kejadian awal berada di wilayah Kota Bandung.

Sementara itu, Kapolsek Cimenyan Kompol Deni Muhtamar mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh, korban diduga memiliki kerja sama dengan seseorang dan telah menyerahkan sejumlah uang.

“Untuk info dari korban yang ditemukan itu dia punya kerja sama dengan diduga pelaku itu. Kemudian ada dimintai uang-uang sampai kurang lebih sampai Rp50 juta,” kata Deni Jumat (16/10/2026).

Menurut Deni, berdasarkan informasi awal, korban diduga diajak berkeliling Kota Bandung sebelum diberi minuman hingga kehilangan kesadaran.

Namun, jenis proyek yang menjadi dasar kerja sama tersebut maupun rangkaian kejadian secara lengkap masih belum diketahui secara pasti.

Korban ditemukan dalam kondisi tangan dan mulut terikat lakban, sedangkan kedua kakinya tidak terikat, Kamis (15/10/2026) malam, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Santo Yusuf untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan luka akibat kekerasan pada tubuh korban. Setelah mendapatkan penanganan medis, korban kembali sadar dan diperbolehkan pulang bersama keluarganya.

Korban, kata Deni, tidak merasa kehilangan barang-barang miliknya dalam peristiwa tersebut. Polisi menduga lebih dari dua orang yang diduga terlibat.

Deni menjelaskan, hingga keterangan tersebut disampaikan, pihaknya belum menerima laporan polisi secara resmi dari korban

Deni pun mengatakan, sejauh ini Polsek Cimenyan menindaklanjuti informasi yang diterima dari masyarakat dengan mendatangi lokasi dan membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Kami masih memerlukan keterangan lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian serta dugaan keterkaitan peristiwa tersebut dengan kerja sama proyek yang disebutkan dalam informasi awal," pungkas Deni.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Kota Bandung Mantapkan Langkah sebagai Kota Kreatif Kelas Dunia di Momentum HJKB
Pria Ngaku Anggota Reserse Mengancam di Angkot, Diamankan Polresta Bandung
Jukir Iwan Peot Masih Kritis, Polisi Amankan Kakak Beradik Diduga Pengeroyok dengan Sajam dan Balok
Diduga Nyambi Dagang Narkoba, Oknum ASN Disdikbud Kab.Kuningan dan 4 Lainnya Ditangkap Polisi
Transaksi Narkoba Modus Gali Tanah, Tim Prabu Amankan 2 Pria dan Sita Celurit, Karambit serta Narkoba