Polisi Tangkap Terduga Penyerangan ke Pasar Caringin yang Tewaskan 2 Korban

foto

Foto : Istimewa

Satu orang pelaku penyerangan (pakai helm hijau) di Pasar Caringin ditangkap polisi

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Kepolisian mengamankan satu orang diduga pelaku penyerangan ke Pasar Induk Caringin, Kota Bandung yang menyebabkan dua orang tewas dan satu orang luka berat karena sabetan dan bacokan senjata tajam.

Kasus ini cukup menggemparkan warga pedagang di pasar terbesar di Kota Bandung tepatnya di wilayah Kecamatan Babakan Ciparay ini, karena dilakukan saat lewat magrib Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 18:50 WIB.

Pasalnya sekitar 30 orang tiba-tiba menggeruduk ke areal parkir dekat Bank Mega di dalam pasar. Mereka menyerang dan mengeroyok tiga orang dengan senjata tajam

Akibatnya, tiga orang jadi korban yakni Fikri Ramadhan atau FR (22) tewas di lokasi kejadian, Tisna atau T (37) tewas di Rumah Sakit Bandung Kiwari, sedangkan Agus Safari atau AS (34), mengalami luka hingga jarinya putus.

Polisi terus bergerak dan seorang diduga pelaku ditangkap. Penangkapannya viral di media sosial (medsos) sejak Minggu (25/10/2026) hingga, Senin (26/10/2026).
Tampak serombongan polisi dari Satreskrim Polrstabes Bandung menjambangi sebuah rumah, lalu membawa seorang pria naik kendaraan sepeda motor.

Polisi belum merilis nama terduga pelaku. Namun patut diduga adalah salah satu yang menyerang di area Ruko Blok B-2/Bank Mega, Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Kapolsek Babakan Ciparay AKP Kardi ketika dikonfirmasi membenarkan satu orang pelaku penyerangan telah diamankan tidak lama setelah kejadian.

Namun Kardi masih bekum menyebut nama atau identitas, pihaknya maish mendalami keterlibatan langsung orang tersebut dalam aksi penyerangan tersebut, termasuk identitas para pelaku lainnya yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang. Mereka nama-namanya sudah dikantongi danakan terus diburu oleh tim gabungan Satreskrim Polrestabes Bandung dan Polsek Babakan Ciparay.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penyerangan tersebut mengakibatkan seorang pria bernama Fikri Ramadhan atau FR dmn Tisna atau T tewas, sedangkan Agus Safari atau AS (34), mengalami luka hingga jarinya putus.

Ramai diberitakan, kasus ini adalah buntut keributan antara tukang parkir dan tukang kuli pikul. Namun Nandang Juhari, ayah korban Fikri Ramadhan membantah anaknya sebagai tukang parkir.

Anaknya kata Nandang, adalah pertugas yang melayani pengaturan dan membereskan lapak-lapak seperti meja dan bangku para pedagang. Bukan tukang parkir, begitu juga dua temannya, Tisna dan Agus Safari.

" Mereka bukan tukang parkir, dua meninggal jadi dua termasuk Fikri anak saya dan yang luka-luka satu," tutur Nandang kepada wartawan di rumah duka, Gang Porib V, Caringin, Kota Bandung, Minggu (25/10/2026).

Nandang, menyebut, anaknya Fikri Ramadhan, tewas karena mengalami luka tusukan parah hingga ke bagian jantungnya. Ini akibat luka sabetan senjata tajam yang dialami di dada dan kaki korban.

Sedangkan Tisna tewas karena luka di bagian belakang kepalanya. Luka juga terjadi di bagian punggung hingga paha yang diduga akibat bacokan senjata tajam.

Pascakejadian tragis ini, Nandang pun sangat berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya. Nandang meminta kasus ini diusut tuntas dan pelakunya bisa dihukum setimpal.

"Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya dan dihukum setimpal sesuai perbuatannya," harap Nandang.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polisi Cari Perempuan Cegah Pemotor Lawan Arus dengan Ancaman Senjata Tajam di Jalan Buahbatu
2 Pria Pelaku Pencurian Kabel Diciduk Polsek Cicalengka Saat Turun dari Tower Seluler
GG Pencuri Kabel Traffic Light Ditangkap Polrestabes Bandung Saat Beraksi di Jalan Cipaganti
Produksi 8 Juta Butir Perhari Pabrik Obat Keras Tramadol dan Hexymer di Bizpark Kopo Digerebek Polisi
Rampas Motor dan HP di Nagreg, Tiga Begal Ngaku Polisi Diciduk Polrèsta Bandung