Tragis, Nenek Miskin Tewas Terbakar Bersama Rumah Panggungnya di Pangalengan Bandung

Yayan Sofyan
Pemakaman jenazah Nenek Entar di Pangelengan yang tewas terpanggang saat rumahnya terbakar
PANGALENGAN, KejakimpolNews.com -- Rumah panggung yang dihuni pasangan suami istri (pusutri) lanjut usia (lansia) di Kampung Cikondang RT.02/RW.03, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung terbakar, Jumat (23/10/2026) dini hari.
Peristiwa ini sangat tragis. Bagaimana tidak, rumah panggung warga miskin yang terbakar ini memakan 1 korban jiwa yang tewas terpanggang api saat api membakar rumah.
Tragedi tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB ini, korban yang tewas terpanggang Nenek Entar (73). Sementara Kakek Amad (78), suami Nenek Entar selamat karena berhasil menyelamatkan diri saat rumahnya terbakar.
Karno (56), tetangga korban ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tragis yang dialami pasutri saat rumah panggungnya yang berukuran 6×6 meter terbakar.
"Memang tragis, saat rumahnya terbakar, Kakek Amad bisa menyelamatkan diri sementara, Nenek Entar yang tengah sakit turut terbakar bersama rumahnya dan tewas," kata Karno, Jumat (23/10/2026) yang turut membantu memadamkan api.
Sementara Soleh (50), tetangga korban lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut dan turut memadamkan api, kebakaran diduga dari korsleting listrik.
"Peristiwa tersebut sudah ditangani dinas terkait dan telah mendatangi lokasi kejadìan. Pasutri tersebut hanya tinggal berdua dan tergolong miskin," tutur Soleh.
"Kebutuhan sehari-hari pasutri lansia ini mengandalkan belas kasihan tetangga sementara dua anaknya berada di luar Pangalengan dan tergolong tak mampu pula," ungkap Soleh.
Sementara itu, Camat Pangalengan, Vena Andriawan mengatakan, kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB diduga akibat
korsleting listrik.
"Selain rumah panggung ludes terbakar dengan kerugian sekitar Rp 60 juta, Nenek Entar (73) meninggal karena turut terbakar bersama rumahnya," kata Vina.
Api, kata Vena, berhasil dipadamkan Damkar, Satpol PP, Musika Pangalengan dan masyarakat setempat. "Jenazah Nenek Entar tadi pagi sudah dimakamkan. Kami turut belangsungkawa atas musibah ini dan telah memberikan bantuan ke keluarga yang terkena musibah," pungkas Vena.**
Editor: Yayan Sofyan