Pasutri Kompak Nyolong Motor di Cibiru Tertangkap dan Dihakimi Massa Hingga Babak Belur

Yayan Sofyan
HM dan IS pasangan suami istri nyolong motor dihakimi massa.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Kompak, sepasang suami istri (pasutri) mencuri motor di wilayah Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
Namun aksi nekat pasutri ini ketiban apes, keduanya tertangkap warga hingga jadi bulan-bulanan massa. Ihwal penghakiman dari massa ini dan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itupun dalam sekejap videonya viral di media sosial (medsos), Minggu (21/6/2026).
Video pria pasutri yang dihakimi dan diamankan warga tersebut terjadi, Sabtu (20/6/2926) malam.
Terlihat dalam video tersebut pria dengan wajah lebam usai dihakimi sebelum diamankan warga.
Berdasarkan
Dari informasi yang dihimpun, sang suami tersebut mengembat motor matik milik seorang penjual nasi goreng yang berjualan di kawasan Jalan Cikuda, Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru
Sebelum ditangkap dan dihakimi massa, pelaku berhasil membawa motor milik korban. Namun, karena motor korban dalam mati akhirnya didorong. Hal ini mengundang kecurigaan. Pelaku berinisial HM (35) akhirnya diringkus warga dan polisi saat hendak membawa kabur motor korban bersama IS (30), istrinya.
Sementara itu, Kapolsek Panyileukan AKP Bambang mengatakan, pelaku membidik motor milik penjual nasi goreng tersebut.
"Korban (pemilik motor) tersebut benar penjual nasi goreng. Motornya Honda Beat saat parkirkan di samping kios nasi gorengnya," kata Bambang wartawan, Minggu (21/6/2026(
Menurut Bambang, untuk melancarkan aksinya, pelaku mengajak istrinya. Saat datang ke TKP, pelaku bersama istrinya menggunakan motor matik jenis Vario. Tak hanya itu, sebelum berhasil membawa motor korban, keduanya sempat memantau situasi terlebih dahulu.
"Pasutri tersebut datang ke TKP sudah di gambar sebelumnya (dipetakan) motor yang diincarnya," ungkapnya.
Bambang menambahkan, pelaku mencoba membobol kunci motor korban dengan menggunakan alat khusus. Namun, pelaku sempat kesulitan karena alat yang digunakan bukan kunci T utuh, melainkan hanya bagian ujungnya atau mata kunci saja
"Jadi motor tersebut sempat dijebol pakai mata astag, bukan kunci astagnyya. Kunci motornya pun rusak," tuturnya.
Karena motor tidak berhasil dinyalakan, kata Bambang, pelaku kemudian nekat mendorong motor korban ke arah jalan raya.
Melihat aksinya mencurigakan tersebut diketahui sejumlah warga dan anggota Bhabinkamtibmas yang sedang berada tidak jauh dari lokasi.
"Pelaku mendorongnya karena motornya tidak hidup. Namun akhirnya ketahuan warga dan diamankan serta dibawa bersama Bhabinkamtibmas," ujarnya.
Saat diamankan, polisi menemukan barang bukti berupa mata astag dan kunci pas yang digunakan untuk membobol motor dari tangan pelaku. Saat ini, pelaku dan istrinya telah berada di Mapolsek Panyileukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk didalami aksi curanmornya.
Untuk istri pelaku, Bambang mengatakan, pihaknya masih mendalami keterlibatannya. Untuk sementara, status perempuan tersebut masih sebagai saksi.
"Ya kita dalami keterlibatan istrinya. Namun hasil pemeriksaan sementara memang ada keterlibatan istrinya," terangnya.
"Tapi untuk sementara masih kita periksa sebagai saksi. Masih pendalaman, apakah ada keterlibatan orang lain di luar pasutri ini, masih kita kembangkan," pungkasnya.**
Editor: Yayan Sofyan