Jumlah Kecelakaan Turun 4,9 Persen
Kakorlantas Hentikan One Way Nasional Presisi Arus Balik, Tol Trans Jawa Kembali Normal

Foto: Tribrata Polda Jabar.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho.
JAKARTA, KejakimpolNews.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi melakukan normalisasi jalur Trans Jawa seiring dengan melandainya arus balik Lebaran 1447 H.
Pada hari terakhir Operasi Ketupat, Rabu (25/3/2026), Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho menyatakan, situasi lalu lintas secara umum terkendali berkat strategi rekayasa yang matang dan evaluasi berkelanjutan.
Keputusan normalisasi ini diambil setelah dilakukan analisis mendalam bersama para stakeholder, mulai dari Jasa Marga hingga Kementerian Perhubungan.
Evaluasi tersebut dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., guna memastikan kenyamanan masyarakat yang kembali dari kampung halaman.
Normalisasi Bertahap
Berdasarkan data traffic counting di titik-titik krusial seperti Gerbang Tol Banyumanik dan Kalikangkung, volume kendaraan dilaporkan telah menurun drastis dan kembali ke parameter normal. Hal ini menjadi dasar bagi Korlantas untuk mencabut sistem one way secara bertahap.
“Pukul 11.30 WIB kami telah melakukan normalisasi dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan. Kemudian pada pukul 15.30 WIB, sterilisasi diperluas hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama). Saat ini, jalur Trans Jawa dari Semarang hingga Cikatama sudah dibuka normal dua arah,” jelas Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Rabu sore.
Meski jalur utama telah dinormalisasi, Polri tetap menerapkan langkah antisipatif di titik-titik yang masih menunjukkan kepadatan. Di KM 70 hingga KM 55, petugas masih memberlakukan skema contraflow satu lajur untuk menjaga kelancaran arus menuju Jakarta.
Selain itu, untuk mengurai arus dari arah Jawa Barat, Korlantas mengoperasikan Tol Fungsional Japek II Selatan. Jalur ini menghubungkan Sadang, Deltamas, hingga Setu, yang nantinya terintegrasi langsung dengan JORR (Jakarta Outer Ring Road).
“Strategi rekayasa situasional ini terbukti efektif mengelola volume kendaraan yang masih tinggi. Semuanya kami lakukan agar arus tetap mengalir dan masyarakat tidak terjebak kemacetan panjang,” tambah Kakorlantas.
Di balik kelancaran arus, Korlantas Polri juga mencatatkan capaian gemilang di sektor keselamatan jalan raya. Data sementara menunjukkan penurunan angka fatalitas korban kecelakaan yang sangat signifikan, yakni mencapai 39 persen.
Sementara itu, jumlah kejadian kecelakaan secara keseluruhan juga terkoreksi turun sebesar 4,90 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, meskipun ini musim Lebaran dengan mobilitas tinggi, situasi cukup terkelola dengan baik. Kecelakaan turun, fatalitas korban turun 39 persen. Ini adalah hasil kerja keras kolaboratif di lapangan,” pungkasnya.
Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan resmi berakhir pada pukul 00.00 WIB dini hari. Meski operasi ditutup, Korlantas Polri memastikan akan tetap melakukan pemantauan intensif pasca-operasi guna menjamin keamanan pengguna jalan yang masih melakukan perjalanan sisa libur Lebaran.**
Editor: Yayan Sofyan