AHY: Kunci Bersama Summit Momentum Lahirnya Berbagai Kerjasama

Foto: Whyr
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat membuka resmi Kunci Bersama Summit 2026 di Hotel Merlyn Park Jakarta, Senin (27/6/2026).
JAKARTA., KejakimpolNews.com -- Kawasan Kunci Bersama memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan kawasan yang memiliki potensi besar.
Demikian dikatakan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat membuka resmi Kunci Bersama Summit 2026 di Hotel Merlyn Park Jakarta, Senin (27/6/2026).
“Kita harus melihat pembangunan daerah dalam gambaran besar pembangunan nasional. Sinergi menjadi kunci agar pembangunan dilakukan secara terintegrasi dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” ujar AHY.
AHY menjelaskan pemerintah tengah mengorkestrasi berbagai kementerian teknis agar pembangunan kawasan dilakukan secara terpadu. Beberapa prioritas nasional yang menjadi perhatian antara lain pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, ketahanan air, pengembangan energi bersih, program tiga juta rumah, hingga optimalisasi Bandara Internasional Kertajati sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Ia berharap Kunci Bersama Summit tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi menjadi momentum lahirnya berbagai kerja sama nyata yang mampu meningkatkan investasi, memperkuat konektivitas kawasan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar selaku Ketua Sekertariat Kunci Bersama, mengatakan Agenda Kunci Bersama Summit 2026 ini bertajuk “Sinergi Lintas Batas Membangun Ekosistem Investasi, Kolaborasi, dan Kemajuan Kawasan Perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah Menuju Indonesia Emas 2045.”.
Agenda ini menjadi momentum strategis bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan investor untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah.
Hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Direktur Utama Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), Ketua Umum Kadin Indonesia, jajaran kementerian/lembaga, serta para kepala daerah anggota Kunci Bersama.
Pada kesempatan itu, Sepuluh daerah anggota Kunci Bersama, yakni Kabupaten Kuningan, Cirebon, Kota Cirebon, Ciamis, Cilacap, Indramayu, Pangandaran, Majalengka, Brebes dan Kota Banjar dalam sesi pitching potensi daerah, memaparkan berbagai potensi unggulan daerah sekaligus menawarkan peluang investasi kepada para pelaku usaha dan investor.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman
