Kemensos Siapkan 500 Calon Pekerja Sosial, Jawab Krisis SDM Kesejahteraan Sosial di Daerah

Foto: One
Sebanyak 500 mahasiswa baru Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung resmi dikukuhkan, Rabu (5/8/2026) sebagai tenaga sosial di berbagai daerah di Indonesia.
BANDUNG, KejakimpolNews.com – Di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan sosial di Indonesia, mulai dari kemiskinan, anak terlantar, penyandang disabilitas hingga bencana, Kementerian Sosial mulai menyiapkan regenerasi tenaga pekerja sosial profesional.
Sebanyak 500 mahasiswa baru Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung resmi dikukuhkan, Rabu (5/8/2026), setelah lolos dari seleksi ketat yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni penerimaan mahasiswa baru, melainkan bagian dari upaya pemerintah memperkuat sumber daya manusia di bidang kesejahteraan sosial yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico, mengatakan para mahasiswa diharapkan memanfaatkan masa pendidikan untuk menjadi pekerja sosial yang profesional sekaligus pemimpin yang mampu memberikan solusi bagi persoalan sosial di masyarakat.
Menurutnya, lulusan Poltekesos akan menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan sosial nasional. Mereka akan disalurkan ke berbagai instansi, mulai dari Kementerian Sosial, Kementerian Koordinator, pemerintah daerah, dinas sosial, hingga sektor swasta dan organisasi nonpemerintah (NGO).
"Kebutuhan tenaga profesional di bidang kesejahteraan sosial terus meningkat. Karena itu, mahasiswa harus belajar dengan sungguh-sungguh agar mampu menjawab kebutuhan tersebut," ujar Robben.
Poltekesos Bandung selama ini menjadi salah satu perguruan tinggi vokasi yang mencetak pekerja sosial profesional di Indonesia. Lulusan kampus ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan sosial pemerintah sekaligus memastikan regenerasi tenaga kesejahteraan sosial tidak terputus di tengah semakin kompleksnya tantangan sosial yang dihadapi Indonesia.**
Author: One
Editor: Maman Suparman
