Zulhas Kejar Swasembada Pangan, Pemerintah Mulai Fokus Penuhi Kebutuhan Protein Nasional

Foto: One
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan saat berada di Seskoad Bandung.
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Pemerintah mulai menggeser fokus program swasembada pangan dari pemenuhan kebutuhan karbohidrat menuju penguatan produksi protein nasional.
Langkah itu menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan target swasembada karbohidrat telah tercapai sesuai sasaran pemerintah. Kini, perhatian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan protein agar seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses pangan yang lebih seimbang.
Menurut Zulkifli, swasembada pangan bukan sekadar target produksi, tetapi menyangkut kemandirian dan kehormatan bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
"Pangan itu menyangkut kemampuan bangsa untuk bertahan. Karbohidrat sudah sesuai target, sekarang kita menuju pemenuhan protein agar tercukupi di seluruh Indonesia," ujarnya usai memberikan materi kepada Siswa Seskoad, Rabu (5/8/2026).
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai program pengembangan sektor pangan, mulai dari pembangunan kawasan budidaya hingga pembentukan kampung-kampung nelayan guna meningkatkan produksi protein, terutama dari sektor perikanan.
Pemerintah juga menempatkan desa sebagai ujung tombak penguatan ketahanan pangan. Melalui pembentukan Koperasi Desa (Kopdes), koperasi nelayan, dan penguatan Koperasi Unit Desa (KUD), pemerintah ingin menciptakan lapangan kerja sekaligus memperpendek rantai distribusi hasil pertanian dan perikanan.
Zulkifli menegaskan koperasi desa tidak akan menjadi pesaing usaha kecil. Sebaliknya, koperasi diarahkan menjadi mitra bagi pelaku UMKM dan warung di desa serta berperan sebagai penyalur bantuan pemerintah dan berbagai komoditas bersubsidi.
Pemerintah berharap penguatan produksi pangan, peningkatan peran koperasi, serta pengembangan ekonomi desa mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Jika ingin lebih tajam lagi, berita ini juga bisa diarahkan pada sisi target pemerintah mengejar swasembada protein setelah klaim swasembada karbohidrat, sehingga lebih bernilai sebagai berita kebijakan daripada sekadar pernyataan pejabat.**
Author: One
Editor: Maman Suparman
