Ratusan Goweser Ciayumajakuning Meriahkan 'Yo Gowes' Sebagai Ajang Silaturakhmi

Foto: Whyr
Dua ratus lebih goweser dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka Kuningan) dan Jawa Tengah ramaikan event Yo Gowes.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Dua ratus lebih goweser dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka Kuningan) dan sejumlah goweser asal Jawa Tengah turut sambil bagian Event Yo Gowes dengan taglan "Satu Kayuhan Seribu Silaturachmi, Gowes Sehat Belanja Hemat", Minggu (27/9/2026) pukul 07.30 WIB.
Ketua Panitia Yunisa dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Yo Gowes ini yang kali pertama digelar dengan tujuan untuk menyalurkan hobi para goweser serta menjalin kebersamaan melalui silaturahmi sesama goweser dari berbagai daerah.
Antusiasme dan partisipasi para goweser sebagai bukti bahwa, hobi mereka dapat tersalurkan seraya menjalin silaturachmi sesama goweser.
Kegiatan Yo Gowes ini kata Yunisa, sebagai ruang memasyarakatkan olahraga khususnya olahraga sepeda sekaligus mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup aktif, memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.
"Melihat animo peserta penuh gairah, eventYo Gowes akan digelar kembali bulan Desember 2026 mendatang," kata Yunita.
Pada kesempatan kali ini Yo Gowes diikuti 200 lebih goweser menrmpuh jarak 11,1 kilometer dengan rute start-finish Yogya, Jalan Juanda, jalan baru Awirarangan, Jl.Windusengkahan, Winduhaji, jalan desa Karangtawang, lapang Sindangsari, MTs Sindangsari, Gapura Cijoho, Situ Pemancingan Juanda, Jl. RE Martadinata dan finish Yogya Cijoho.
Acara selain diawali senam dan sarapan moyan, dimeriahkan bazaar, supermarket, karaoke dan pembagian banyak doorprize dengan hadiah utama dua buah Sepeda.
Sekertaris Ikatan Sepeda Sehat Kuningan (ISSK) Didi disela acara menuturkan, kegiatan ini mendapat respond positif. Terbukti para goweser Ciayumajakuning turut mendaftar sebagai peserta.
Kerinduan mereka terobati. Mereka bukan hanya mengayuh sepeda, melainkan menggerakkan badan bersama melalui Senam dan gowes bersama menyisir sejumlah daerah pedesaan.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman